SD 235 Maros Baru, Puluhan Tahun Kekurangan Ruang Belajar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

SD 235 Maros Baru, Puluhan Tahun Kekurangan Ruang Belajar

FAJAR.CO.ID, MAROS — SD 235 Tekolabua, Maros Baru sudah belasan tahun kekurangan ruang kelas. Sejak berdiri pada 1970, hanya ada empat ruangan yang layak ditempati proses belajar mengajar. Perumahan guru yang digunakan sebagai kelas darurat selama ini, telah runtuh beberapa waktu lalu. Akibatnya dua kelas mesti belajar di satu ruang disaat bersamaan. Pantauan FAJAR, Jumat 8 Januari, siswa harus kepanasan berdesak­desakan pada satu ruangan belajar yang di sekat hanya menggunakan kain gorden. Kelas yang digabung yakni kelas V dan III, serta kelas I dan II. “Seingat saya waktu tahun 80­an masih 3 kelas. kemudian ada penambahan satu kelas lagi. jadi sudah 4 kelas. Begitulah yang ada sampai sekarang. Kasian para siswa tidak bisa konsentrasi belajar,” beber salah seorang guru, Syamsiah, Jumat 8 Januari Pihak sekolah ternyata sudah berkali­kali mengajukan usulan penambahan ruang belajar baik ke Dinas Pendidikan (Disdik) maupun DPRD, namun hasilnya nihil. “Terakhir tahun 2014, sesuai permintaan dari Disdik kami dua kali buat proposal permohonan senilai Rp270 juta, tapi tidak ada realisasi hingga tahun 2015 berakhir,” imbuh Kepala SD 235, Abdul Asiz. SD yang mendidik 152 murid tersebut terakhir mendapat bantuan rehab stahun 2008 lalu, namun tidak mendapatkan penambahan ruang belajar. Selain kekurangan ruangan, SD itu juga tidak memiliki fasilitas MCK dan kantor maupun ruangan guru. Ketua DPRD Maros H.AS Chaidir Syam mengaku geram mengetahui masih ada kondisi seperti itu di Maros. Dia telah berkoordinasi dengan pihak Disdik dan meminta pembangunan ruang belajar berikut fasilitas MCK di SD itu. Dirinya juga meminta sekolah membuat proposal kebutuhan ruangan baru. “Kita sudah tinjau, memang kondisinya tidak ideal. Anak­anak itu berhak mengikuti proses belajar mengajar yang nyaman, dan tugas kita mewujudkan itu,” kata Chaidir saat kunjungan mendadaknya ke SD itu, kemarin. (M Haris Syah/FAJARONLINE)

loading...
Click to comment
To Top