Beberkan Kecurangan Pilkada, Rumah Kita Minta Pasangan Dokter Pilihanku Didiskualifikasi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Pilkada

Beberkan Kecurangan Pilkada, Rumah Kita Minta Pasangan Dokter Pilihanku Didiskualifikasi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kuasa Hukum Pemohon dalam hal ini pasangan calon Rusman Emba – Malik Ditu (Rumah Kita) meminta kepada Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mendiskualifikasi pasangan calon Baharuddin – La Pili (Dokter Pilihanku) sebagai peserta Pilkada Kabupaten Muna dan menetapkan pasangan Rumah Kita sebagai pemenang Pilkada yang digelar 9 Desember 2015 silam.

Hal itu diungkapkan Kuasa Hukum Rumah Kita, Ridwan Darmawan. Diungkapkan berdasarkan penetapan hasil perhitungan suara oleh Termohon dalam hal ini KPUD Muna, perolehan suara masing-masing pasangan calon adalah no urut 1 Rusma Emba – Abdul Malik Duta adalah 47.434 suara. No urut 2 adalah 5.408 suara. Dan no urut 3 atau Pihak Terkait adalah 47.467 suara dengan total suara adalah 100.309 suara.

Sementara berdasarkan perhitungan suara Pemohon, menurut Pemohon perolehan suara masing-masing pada calon adalah nomor urut 1 47.503, nomor urut 2 5.408 dan nomor urut 3 47.398. Dengan demikian, pemohon menganggap adanya kecurangan dengan melakukan pegurangan suara pada pasangan nomor urut 1 dan ada penambahan pada pasangan nomor urut 3.

Selain itu, kecurangan lainnya adalah adanya pemilih yang melakukan pencoblosan lebih dari satu kali disejumlah TPS, adanya pemilih yang menggunakan formulir orang lain, pemilih yang berasal dari Kabupaten Buton Tengah, penerbitan SKTT jelang hari pencoblosan.

Setelah membeberkan kecurangan-kecurangan disertai bukti-bukti, Pemohon meminta kepada MK agar memberikan putusan yang seadil-adilnya dengan membatalkan SK KPU terkait dengan hasil pleno perolehan suara, meminta kepada MK untuk mendiskualifikasi pasangan nomor urut 3 dalam hal ini pihak terkait dan menetapkan pasangan nomor urut satu dalam hal ini Pemohon sebagai pemenang dalam Pilkada Muna.

“Atau memerintahkan Termohon untuk melaksanakan pemungutan suara ulang di tempat atau di seluruh tempat pemungutan suara atau TPS di TPS 1, 2, 3 dan 4, Desa Wempu, Kecamatan Tongkuno,” pinta Ridwan Darmawan. (hrm)

loading...
Click to comment
To Top