Internal PKS Goyang Posisi Fahri, Apakah Ada Deal Politik? – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Politik

Internal PKS Goyang Posisi Fahri, Apakah Ada Deal Politik?

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Pakar Hukum Tata Negara dari Universitas Parahyangan, Bandung, Jawa Barat, Asep Warlan Yusuf mengatakan, PKS tidak boleh mengganti Fahri Hamzah karena adanya deal-deal politik dengan eksekutif.

“Pergantian pimpinan DPR seperti yang akan dilakukan PKS terhadap Fahri Hamzah tidak boleh dilakukan karena deal-deal politik, karena ingin bergabung dengan pemerintah misalnya. Pergantian pimpinan boleh saja dilakukan oleh parpol, sepanjang yang bersangkutan memang buruk kinerjanya atau melanggar hukum,” ujar Asep ketika dihubungi wartawan, Minggu (10/1).

Jika PKS seperti yang ditegaskan oleh Presiden PKS, Sohibul Iman akan berada di luar pemerintahan, maka secara teori, justru seharusnya PKS membutuhkan orang-orang seperti Fahri yang berani dan kritis terhadap pemerintah.

“Lah kalau ditegaskan oleh Presiden PKS bahwa PKS akan tetap konsisten berada diluar pemerintahan, rasanya jadi tidak masuk akal kok yang berani dan kritis terhadap pemerintah malah dievaluasi dan diganti. Kalau diganti, ini kan seperti menggambarkan bahwa Fahri membuat gerah pemerintah, dan karena ada deal dengan penguasa untuk bergabung dalam pemerintahan,  makanya dia harus diganti,” jelasnya.

Asep pun mengingatkan bahwa elit politik jangan hanya menggunakan kepentingan politik sesaat saja dan harus lebih memikirkan kepentingan penegakan hukum dan demokrasi. “Tapi yah susahnya partai di Indonesia ini, jangankan mengganti anggota DPR, mengganti menteri yang menjadi hak prerogratif presiden saja mereka ikut-ikutan merecoki kok,” tandasnya. (fmc)

loading...
Click to comment
To Top