KPK Bakal Periksa 8 Legislator Banten – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

KPK Bakal Periksa 8 Legislator Banten

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sangat serius mengupas perkara suap APBD Banten 2016. Setelah memeriksa Gubernur Banten Rano Karno 7 Januari lalu, giliran delapan anggota DPRD Banten akan dimintai keterangan sebagai saksi.

Yaitu Ananta Wahanan, Iman Sulaiman, Ade Suryana, Sri Hartati, Adde Rosi Khoerunnisa, Hasan Maksudi, A. Zaini, dan Muhlis.

“Delapan anggota DPRD Banten akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RT (Ricky Tampinongkol, direktur PT Banten Global Development)” kata Pelaksana Harian (Plh) Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi, Senin (11/1).

Rano sebelumnya mengungkapkan bahwa Ricky Tampinongkol sempat berkonsultasi kepadanya soal permintaan uang Rp 10 miliar dari anggota DPRD Banten. Tujuannya, untuk memuluskan pembahasan APBD Banten yang di dalamnya terdapat anggaran untuk pembentukan Bank Banten sebesar Rp 250 miliar.

“Ricky pernah sampaikan ada permintaan Rp 10 M dari dewan. Saya bilang jangan didengar, enggak usah digubris,” ujar Rano saat memenuhi panggilan KPK, Kamis (7/1) lalu.

Namun, nyatanya Ricky terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada 1 Desember 2015 bersama dua anggota DPRD Banten. Yakni, SM Hartono dan Tri Satrya Santoso. Mereka ditangkap saat tengah melakukan transaksi suap

Hasil OTT, KPK mengamankan barang bukti berupa uang suap dari Ricky sebesar USD 11 ribu dan Rp 60 juta yang ditemukan dalam tas SM Hartono dan Tri Satrya Santoso.

Namun, pimpinan KPK kala itu, Johan Budi SP menekankan bahwa uang yang ditemukan penyidik itu bukanlah pemberian pertama. Saat ini, ketiganya telah mendekam di rutan masing-masing menyusul penetapan tersangka usai ditangkap penyidik komisi antirasuah. (put/jpg)

loading...
Click to comment
To Top