Pangkalan Elpiji 3 Kilo Harus Jual Elpiji 12 Kilo – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Pangkalan Elpiji 3 Kilo Harus Jual Elpiji 12 Kilo

KUDUS – Sekitar 600 pangkalan elpiji 3 kilo (melon) yang ada di Kabupaten Kudus akan dibebani untuk menjual elpiji ukuran 12 kilo. Beban tersebut harus dilakukan jika sudah berhasil menjual elpiji melon dalam jumlah tertentu.

“Ini merupakan kesepakan pihak Pertamina dengan agen, agar keberadaan elpiji 12 kilo bisa laku di pasaran. Sehingga agen akan memantau pangkalan masing-masing,” kata Kasi Perdagangan Dalam Negeri pada Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disdagsar) Kabupaten Kudus, Sofyan Dhuhri, Minggu (10/1).
Sofyan menyebutkan, bahwa hitungannya adalah setiap pangkalan yang sudah menjual elpiji 3 kilo sebanyak 25 tabung harus bisa menjual satu elpiji tabung ukuran 12 kilo.
“Ini akan diberlakukan ke sumua agen yang di Kudus jumlahnya ada 8 agen dengan jumlah pangkalan jumlahnya kurang lebih ada 600 pangkalan. Sedangkan jumlah agen untuk tabung 12 kilo jumlahnya sedikit yakni hanya 4 agen,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu pemilik agen elpiji 12 kilo di Kudus, David Budi Agung mengatakan selama ini memiliki pasar tersendiri. Mengingat elpiji 12 kilo ini bukan barang subsidi dan peredarannya dinamis.
Sejak terjadi penerunan harga gas yang kini harga jualnya menjadi Rp 127.500 pertabung tidak lantas membuat pasaran elpiji 12 kilo permintaan di masyarakat menjadi meningkat. Jumlahnya ajeg seperti sebelum terjadi penurunan harga.
“Setelah terjadi penurunan kami para agen juga turut memantau harga elpiji 12 kilo di pangkalan. Hal ini agar harga elpiji 12 kilo peredarannya sesuai harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp 127.500. Sedangkan harga bright gas pertabungnya Rp 131.500, dan ini berlaku di seluruh Karesidenan Pati,” pungkasnya. (nr)

loading...
Click to comment
To Top