Ini Kesempatan Terakhir bagi Bendol – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Sport

Ini Kesempatan Terakhir bagi Bendol

FAJAR.CO.ID, PALEMBANG – Prestasi pelatih kepala Sriwijaya FC, Benny Dollo, bisa dibilang jeblok. Pria yang akrab disapa Bendol itu tak mampu memenuhi ekspektasi manajemen dengan gelar juara musim lalu.

Bendol hanya membawa Sriwijaya FC sebagai juara bersama di Trepeo Persija. Kemudian, runner up turnamen Surya Citra Media (SCM), runner up Piala Presiden. Yang paling miris, Titus Bonai dan kawan-kawan harus tersingkir dari babak penyisihan grup Piala Jenderal Sudirman.

Padahal, tim yang bergabung merupakan skuat terbaik. Bahkan, tak sedikit pelatih yang iri dan mengidamkan formasi yang dimiliki Sriwijaya FC musim lalu dan layak meraih gelar juara.

Meski begitu, manajemen Laskar Wong Kito, julukan Sriwijaya FC, memberikan kesempatan pelatih asal Manado  itu untuk menukangi tim berbasis di Palembang musim ini.

Namun, pada Piala Gubernur Kaltim ini, Bendol, dengan skuat Sriwijaya FC yang ditaburi pemain terbaik kompetisi bumi pertiwi, harus mampu merebut gelar juara. Jika tidak, kebersamaan mantan pelatih Persija Jakarta dan Arema Malang ini akan berakhir. Pendek kata, turnamen ini menjadi ujian terakhir Bendol.

Namun, Manajer Sriwijaya FC, Nasrun Umar mengatakan, pihaknya memutuskan pelatih asal Manado itu tetap mengarsiteki Sriwijaya FC. ”Kegagalan kemarin tidak bisa ditumpukan kepada pelatih, tapi juga kesalahan manajemen,” katanya.

Musim lalu dimanajeri Robert Heri. Dikatakan, Bendol mengarsiteki tim dengan berbagai kekurangan dan permasalahan sehingga tidak secara maksimal. Ini juga yang menjadi pertimbangan manajemen. ”Kita beri kesempatan lagi. Paling tidak selama turnamen Piala Gubernur Kaltim. Nanti kita lihat lagi,” sebut dia.

Karena itu, dirinya berharap agar pelatih yang memiliki segudang pengalaman di kompetisi Tanah Air bisa memberikan yang terbaik. ”Kami masih percaya  Bendol mampu dan kami berikan kesempatan terakhir baginya untuk membuktikan diri di Piala Gubernur Kaltim,” ulas dia.

Sementara itu, Bendol mengakui meskipun pemain memiliki nama besar, bukan berarti akan membuat tim dengan mudah menggapai juara. “Selama saya melatih, selalu harapan positif. Dengan pemain ini, saya berharap dapat meraih hasil terbaik,” tukasnya. (yun/ion/ce4/sam/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top