Wah, Ini Cerita Satu Keluarga yang Hilang Ikut Gafatar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Wah, Ini Cerita Satu Keluarga yang Hilang Ikut Gafatar

FAJAR.CO.ID, LUWU,– Satu keluarga di desa Tobia kecamatan Ponrang Selatan Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan hilang sejak delapan bulan lalu. Hal ini diketahui setelah salah satu dari keluarga mereka melapor ke Polres setempat. Pelapor juga yakin bila satu keluarga itu ikut organisasi masyarakat bernama Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).

Satu keluarga yang hilang itu terdiri dari Burhan Paikal (29) suami dari Andi Mulyani (24) dan putranya Alexandra Abriana Pratista Axarin (1). Mereka hilang kontak dengan Andi Besse yang merupakan kakak dari Mulyani sejak Mei 2015 lalu.

Burhan Paikal bekerja di salah satu Pembiayaan motor FIF di Kendari. Sementara istrinya ibu rumah tangga. Mereka melakukan pernikahan pada Oktober 2013 di Desa Tobia, kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu.

Besse yakin bila hilangnya satu keluarga itu karena ikut dengan gerakan Gafatar. Apa lagi, Burhan sebelumnya adalah ketua Gafatar Wilayah Kendari dan Mulyani adalah Bendahara Gafatar Kota Palopo sejak 2012 lalu. Satu keluarga ini direkrut Gafatar Wilayah Luwu Raya.

Setelah satu keluarga itu berdomisili di Kendari, mereka tak pernah kembali ke Luwu. Menurut Besse terakhir kontak dengan mereka Mei 2015.

Besse sendiri mengaku bila dirinya pernah ikut rekrutmen Gafatar setelah dan ikut deklarasi Gafatar ini di Celebes Convention Center (CCC) Makassar pada 2012 lalu. Besse mengaku direkrut oleh adiknya sendiri.

“Awal mula saya direktrut oleh adik saya. Saya tergugah melihat aksi sosialnya tinggi waktu itu. Saya ikut Gafatar di Palopo ” kata Besse di Mapolres Luwu, Rabu (13/1/16). (Rakyatsulsel.com)


loading...
Click to comment
To Top