Keluarga Bahrun Naim Mengungsi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Keluarga Bahrun Naim Mengungsi

FAJAR.CO.ID, SOLO – Rumah orang tua Bahrun Naim, Faturrahman di Jalan Sungai Indragiri No. 57 Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Jumat (15/1) terlihat lengang. Pintu dan jendela rumah berlantai dua yang juga digunakan untuk usaha menjual makanan beku, tertutup rapat.

Pantauan Jawa Pos Radar Solo (grup JPNN) sekitar pukul 09.00 WIB, hanya terlihat puluhan pria bergerombol di depan rumah bercat putih dikombinasikan warna biru laut tersebut.

Ketika wartawan mencoba mendekati halaman rumah Faturrahman, salah seorang pria buru-buru mendekati Radar Solo (Fajar.co.id Group). “Ada apa mas ke sini,” tanya pria yang mengenakan baju koko warna putih itu.

Setelah berbincang sebentar dengan pria tersebut, wartawan meninggalkan halaman rumah Faturrahman. “Sudah dari pagi tidak terlihat (ada aktivitas, Red). Katanya (Faturrahman dan keluarga) pergi ke rumah keluarganya,” ujar Slamet warga setampat.

Wartawan kemudian mendatangi rumah ketua RT setempat Sugeng Suharyo. Diterangkan Sugeng, rumah Faturrahman terlihat sepi sejak pagi hari. “Tidak tahu mas, dari pagi Pak Faturrahman tidak terlihat di rumah,” ungkapnya.

Menurut Sugeng, keluarga Faturrahman tinggal di Jalan Sungai Indragiri No. 57 Kelurahan Sangkrah sejak 2010. Bahrun dikenal kurang bersosialisasi dengan para tetangga, berbeda dengan ayahnya yang aktif di kegiatan kampung. “Saya tidak mengenal betul sosoknya (Bahrun, Red) karena jarang terlihat bermasyarakat,” jelas dia.

Lurah Sangkrah Singgih Bagjono menambahkan, Bahrun memang masih tercatat sebagai warga Sangkrah dan memiliki Kartu Keluarga (KK) dengan istrinya Dian Rima Nawangwulan, dan kedua anaknya.

“Dia (Bahrun, Red) sudah lama meninggalkan kampung ini dan tinggal di Metrodanan, Pasarkliwon. Dia hanya membuat surat domisili tapi statusnya masih tercatat sebagai warga Sangkrah,” jelas Singgih. (dam/wa)

loading...
Click to comment
To Top