Ketegangan Penyidik KPK dan Fahri Hamzah karena Kesalahan Komunikasi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Ketegangan Penyidik KPK dan Fahri Hamzah karena Kesalahan Komunikasi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Penyidik KPK yang membawa anggota Brimbob bersenjata lengkap saat menggeledah ruangan anggota DPR yang terkait dengan kasus suap proyek di Kementerian PU-PR dinilai sudah sesuai prosedur.

“Kalau menurut ketentuan yang ada, itu kan tidak menyalahi,” jelas mantan Penasihat KPK, Abdullah Hehamahua, saat dihubungi RMOL (Jawa Pos Group), Minggu (17/1).

Apalagi, dia menambahkan, para penyidik tersebut membawa surat perintah penggeledahan dan sudah disampaikan ke bagian Setjen DPR, MKD dan Biro Hukum DPR. “Cuman barang kali teknik komunikasi, ada kelemahan dari KPK,”  tegasnya.

Seperti insiden pemborgolan oleh anggota Polisi terhadap Bambang Widjojanto saat masih menjadi pimpinan KPK beberapa bulan lalu. Menurutnya, langkah polisi yang saat itu hendak menangani kasus yang diduga terkait Bambang sudah sesuai prosedur.

“Tapi dari sejak Indonesia merdeka, tidak ada pejabat yang diborgol, kecuali BW. Jadi ini persoalan komunikasi,” ucapnya.

Dengan sedikit berkelakar, dia menilai penggeledahan pada Jumat kemarin menjadi heboh karena melibatkan dua tokoh timur. Yaitu Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan dan Pimpinan Satgas KPK HM Christian. Masing-masing berasal dari Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.  “Jadi suaranya keras. Itu kan sama-sama orang Timur. Karena Saya orang timur, saya paham itu,” kata tokoh asal Maluku Utara ini sambil tertawa. (zul)


loading...
Click to comment
To Top