Lagi Duduk di Jodoh, Yusuf Langsung Nyungsep Kena Tusuk di Dada Kiri – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Lagi Duduk di Jodoh, Yusuf Langsung Nyungsep Kena Tusuk di Dada Kiri

FAJAR.CO.ID, BATUAMPAR – Seorang warga bernama Putra meninggal dunia ditikam tetangganya di daerah, Batuampar, Jodoh, Batam baru-baru ini. Kejadian serupa kembali terjadi dan menimpa Yusuf warga Pulau buruh yang baru berada 3 minggu di Batam.

Yusuf ditikam orang tak dikenal (OTK) di kawasan Taman Jodoh Boulivard, sekitar pukul 01.00 WIB. Lelaki berusia 30 tahun ini pun dilarikan ke rumah sakit Budi Kemuliaan (RSBK) Seraya setelah mendapat luka tikaman di dada kiri. Ia juga harus menjalali operasi karena luka tikaman yang cukup parah.

Kemarin siang, Yusuf masih terbaring lemah di ruang UGD RSBK Batam. Dada sebelah kiri dan lengan kanannya tampak dibalut perban akibat luka tikam. Mirisnya, luka tikam didada Yusuf juga mengenai paru-parunya.

“Luka didada baru dijahit, katanya kena paru-paru saya dan harus dioperasi. Siapa pelaku saya tak kenal, tapi saya masih ingat wajah mereka,”kata pria asal Pulau Buru, Tanjungbalai, Karimun ini.

Diceritakannya, aksi premanisme yang menimpa dirinya terjadi begitu cepat. Saat itu, ia tak  bisa tidur dan memutuskan jalan-jalan ke taman untuk melihat suasana malam di Jodoh, sekitar pukul 01.00 WIB. Namun, saat ia duduk disebuah bangku yang terletak di fasum taman, dua orang pria meneriakinya. Salah seorangnya melarangnya untuk duduk disana. Karena merasa lokasi itu tempat umum, ia mempertanyakan alasan pria itu melarang.

“Sedang ingin santai saja, saat saya duduk, tiba-tiba ada dua pria yang tak saya kenal melarang duduk disana. Saya tanya kenapa, mereka malah mendatangi saya,” ungkap Yusuf sembari menahan sakit didadanya.

Merasa Yusuf melawan, pelaku menariknya ke pinggir taman, namun Yusuf menolak. Namun tiba-tiba pelaku mengeluarkan sebilah pisau dan menusuk dadanya. Selain itu, pelaku kembali mencoba menusuk namun mengenai lengan kanan korban. Warga yang melihat aksi itu langsung meneriaki pelaku. Kedua pelaku pun meninggalkan korban dengan santai.

“Dada saya tiba-tiba ditusuk. Tak sadar ia bawa pisau. Mereka berdua, tapi yang nyerang saya hanya satu orang, sedangkan temannya hanya melihat dari dekat,” terang Yusuf.

Yusuf mengaku saat itu masih bisa berdiri meski sudah terluka. Warga yang melihat kejadian itu langsung membawanya ke rumah sakit

Saya tidak tahu kalau dia (pelaku) membawa pisau. Tiba-tiba dada saya ditusuk. Pelaku ini berdua dengan temannya. Tapi temannya tidak melakukan apa-apa. Saya masih menciba melawan,” jelas Yusuf.

“Seingat saya, saya diantar dengan sepeda motor. Lokasi penikaman itu di dekan judi dadu,” imbuhnya.

Menurut dia,  luka tikam di dada kiri itu cukup dalam dan mengenai paru-parunya. “Kata dokter harus dioperasi,” tambahnya.

Nafi adik kandung korban yang ditemui di RSBK mengatakan kalau dirinya baru saja membuat laporan ke Polsek Batu Ampar. Ia mengaku baru dapat kabar jika kakaknya kena tikam. “Saya memang tinggal di Batam, tetapi abang saya ini tidak pernah bilang kalau dia sudah di Batam,” sebutnya.

Kapolsek Batuampar Kompol Ari Baroto belum bisa dikonfirmasi terkait penikaman tersebut. Sementara Kasat Reskrim Polresta Barelang, sudah mendapat informasi tentang adanya penikaman. Saat ini pihaknya tengah menyelidiki kasus dan memburu pelaku.

“Kita akan membackup Polsek untuk menangkap pelaku.,”katanya Minggu siang.

Terkait, maraknya aksi premanisme, Yoga mengaku pihaknya akan menggelar razia ciptakondisi. Apalagi, dengan kembali maraknya judi dadu yang disinyalir tempat berkumpulnya preman.

“Kita akan melakukan cipkon dan targetnya adalah lokasi judi dadu. Sebab,dua kasus penikaman terjadi di lokasi tersebut. Satu korbannya meninggal dan satunya sekarat,”pungkas Yoga.(she/ray)


 

To Top