Luar Biasa, Respon Jokowi Terhadap Bom Sarinah Dipuji Media Barat – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Luar Biasa, Respon Jokowi Terhadap Bom Sarinah Dipuji Media Barat

FAJAR.CO.ID, JAKARTA —Respon Jokowi atas peristiwa Bom dan aksi baku tembak yang terjadi kamis  (14/1) di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat,  ternyata  menarik perhatian dunia.  Peristiwa tersebut telah memakan korban sedikitnya 8 orang, 4 diantaranya merupakan pelaku teror.

Reaksi Jokowi yang cepat, santai, dalam menanggapi serangan yang mematikan ini,  membuat media asing membandingkannya dengan peristiwa serangan teror di Paris, Prancis pada 13 November 2015 lalu.  Bahkan menjadi trending topik.

Seperti pada laman theathlantic.com, telah diberitakan jokowi merespon aksi teror bom tersebut dengan cara yang luar biasa, sembari mengutip perkataan jokowi “Kami mengutuk tindakan yang mengganggu keamanan publik dan mengganggu ketenangan masyarakat dan menabur teror,” kata Mr Jokowi. … “Saya telah menginstruksikan kepala polisi dan Menteri Koordinator Bidang Politik, hukum dan keamanan untuk mengejar dan menangkap para pelaku dan jaringan mereka.” “Masyarakat tidak perlu takut dan tidak boleh dikalahkan oleh aksi teroris ini,” tambahnya. “Saya berharap bahwa orang-orang tetap tenang karena semua terkendali.

Mereka juga membandingkan respon jokowi dengan reaksi Francois Holland terhadap serangan ISIS di Paris Tahun lalu, Tiga hari setelah serangan di Paris, Presiden Prancis tampil di hadapan parlemen dan menyatakan bahwa. “Prancis dalam keadaan Perang. ” Tidak dapat dikatakan bahwa kita terlibat dalam perang peradaban,  Kami berada dalam perang melawan terorisme jihad yang mengancam seluruh dunia, bukan hanya Perancis.  Terorisme tidak akan menghancurkan Perancis karena Perancis akan menghancurkannya” .

Inilah yang Jokowi hilangkan,  Dia tidak menyatakan bahwa Indonesia sedang berperang dengan Negara Islam, Islam radikal, atau terorisme. Dia tidak menunjukkan masa depan Indonesia sedang dipertaruhkan. Dia tidak memberikan peringatan,” Dia tidak membuat rakyatnya panik, ketakutan, seperti yang ditulis theatlantic.com, Sabtu (16/1).

lebih jauh, media ini menulis, Jokowi seorang muslim, Jokowi mnggabungkan kekuatan militer dengan “pendekatan lunak” untuk ekstrimis Islam yang memanfaatkan kekuatan agama dan buadaya, melibatkan Ormas-ormas islam moderat di Indonesia, “Untuk Menghadapi Radikalisme dan ekstrimisme, kita harus membenahi kesenjangan ekonomi, saya akan melihat untuk menyeimbangi sisi pencegahan dengan sisi penegak hukum dari kontraterorisme, kami memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun ‘dengan masalah ini’. (*/dal)

 

To Top