Gratiskan Aplikasi Simda Desa, Inspektorat Maros Enggan Kecolongan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Gratiskan Aplikasi Simda Desa, Inspektorat Maros Enggan Kecolongan

FAJAR.CO.ID,   MAROS — Aplikasi Sistem Tata Kelola Keuangan Desa (Simda Desa) sangat dibutuhkan para kepala desa dan pendamping desa, dalam laporan pertanggungjawaban pengggunaan dana desa. Hal itu dimanfaatkan sejumlah oknum untuk menjual aplikasi itu, bahkan dengan harga jutaan.

Kepala Inspektorat Maros Baharuddin menjelaskan, agar pemeriksaan auditor bisa dilalui dengan baik, kepala desa diminta menggunakan aplikasi itu. Namun dia menegaskan, aplikasi keluaran Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) itu gratis dibagikan kepada para kades.

“Ada sejumlah lembaga yang mengkomersilkan, BPKP sudah tegaskan bahwa itu gratis. Dan kami tidak pernah rekomendasikan lembaga manapun untuk menjual aplikasi itu ke kades. Lagipula, aplikasi yang mereka punya belum tentu sama dengan milik BPKP,” urainya, Selasa 19 Januari.

Kabid Pemerintahan Desa dan Kelurahan, Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan (BPMDK) Maros, Andi Muchsin Andi Muhsin menambahkan, dana desa Maros bisa mencapai Rp1,7 miliar per desa. Sehingga memang rawan terjadi kesalahan pertanggungjawaban, baik sengaja atau tidak. “Ini hal baru, desa dikucuri anggaran begitu besar sehingga tata kelolanya harus dipahami dengan baik,”katanya. (M Haris Syah/fajaronline.com)

loading...
Click to comment
To Top