Lima Pesan Jokowi Sukseskan Piala Presiden yang Transparan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Bola

Lima Pesan Jokowi Sukseskan Piala Presiden yang Transparan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Piala Presiden benar-benar terbukti transparan. Hal ini sesuai dengan penilaian akhir dan opini Price Waterhouse Coopers (PWC), yang merupakan salah satu kantor jasa professional audit terbesar dan terpercaya, dan menjadi lembaga yang mengaudit Piala Presiden.

“Kita tidak menggunakan dana APBN sama sekali semuanya dari pihak swasta. Dan hasil audit sebagaimana telah dilaporkan kepada Pak Presiden minggu lalu, adalah wajar tanpa pengecualian,” kata Ketua SC Piala Presiden Maruarar, dalam acara syukuran Piala Presiden di Kunstkring Gallery, Menteng, Jakarta, Senin malam (18/1).

Maruarar Sirait mengatakan, Piala Presiden ini sudah berjalan sesuai dengan pesan Presiden Joko Widodo. Ada lima pesan Jokowi terkait dengan turnamen Pilada Presiden.

‎Pertama,  ‎pertandingan harus digelar secara transparan, maka dalam ajang Piala Presiden ini semua pemasukan dan pengeluaran harus diaudit oleh lembaga independen. Kedua, pertandingan harus digelar secara fair play, dan ini merupakan hal yang sangat mahal dan penting dalam sebuah pertandingan, seperti misalnya tanpa pengaturan skor.

‎Ketiga, ‎Piala Presiden harus bisa membangun prestasi olahraga dan memunculkan pemain-pemain baru yang berkualitas. Keempat, Piala Presiden harus menggerakkan ekonomi kerakyatan, dan ini sudah terbukti betapa banyak usaha kecil menengah seperti tukang kaos, penjual aksesoris, pedagang minuman dan makanan terbantu.

Kelima, Piala Presiden harus menjadi hiburan rakyat, dan ini berhasil dengan ‎antusianya warga datang ke lapangan serta rating televisi yang sangat tinggi. Share televisi Indonesia mencapai 45 persen.

‎Dalam kesempatan ini, dengan rendah hati, Maruarar juga mengatakan ‎meski Piala Presiden ini sukes, berdasarkan lima pesan Presiden tadi, namun demikian harus tetap dievaluasi sebab tak ada gading yang tak retak. Ia juga mengatakan bahwa suksesnya Piala Presiden ini berkat dukungan semua pihak.

“Tak ada superman, yang ada super tim. Misalnya terkait dengan keamanan, kita sangat berterimakasih kepada kepada Panglima TNI Pak Gatot Nurmantyo dan Kapolri Pak Badrodin Haiti. Terimakasih kepada Pangdam Jaya Pak Teddy Laksamana dan Kapolda Metro Jaya Pak Tito Karnavian,” kata Maruarar.

Maruarar pun berterimakasih kepada Panitia SC Erik Tohir, kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, kepada pihak BOPI, La Nyala Mattaliti dan Nirwan Bakrie. Ia juga berterimakasih kepada Panglima TNI Gatot Nurmantyo dan Kapolri Badrodin Haiti. “Kita ucapkan juga terimakasih kepada semua klub, pemain, dan semua supporter,” ungkap Maruarar.

[NEXT-FAJAR]

Sementara Eric Tohir mengatakan bahwa Panitia Piala Presiden berusaha mencoba berpartisipasi terhadap olahraga nasional. Apalagi sepakbola merupakan olahraga yang paling diminati di Indoensia, dengan potensi bisnis dan komunitas sangat besar.

“Niat kami niat yang baik, ke depan insyaAllah ada solusi atas  masalah sepakbola Indonesia. Kalau ada kesalahan mohon dimaafkan. Mudah-mudahan kedepannya ada lagi,” ungkap Erik.

Menurut Ketua DPR Ade Komaruddin, Piala Presiden ibarat musim hujan di tengah kekeringan dan kemarau sepakbola Indonesia.

“Di tengah musim kemarau ini, ada tokoh yang mampu menyelenggarakan Piala Presiden,” kata Ketua DPR Ade Komaruddin aat menyampaikan sambutan dalam acara dalam acara syukuran Piala Presiden di Kunstkring Gallery, Menteng, Jakarta, Senin malam (18/1).

“Tentu itu seperti hujan di tengah kemarau panjang. Mudah-mudahan Piala Presiden menjadi pelajaran bagi PSSI agar masalah PSSI tuntas,” kata Ade Komaruddin.

Ade mengatakan bahwa ia di parlemen akan berkoordinasi dengan pihak Komisi X untuk mendorong
Kemenpora dan pemangku kebijakan sepakabola agar menyelesaikan dengan bijak.

“Sebab akibat karena pertengakaran itu, para pemain banyak yang kehilangan pekerjaan. Itu yang meprihatinkan, dan kedepannya harus lebih baik lagi,” ungkap Ade.

Syukuran ini dihadiri banyak tokoh, selain juga dihadiri Ketua OC Erick Tohir. Misalnya Ketua DPR Ade Komaruddin, Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Teddy Lhaksmana, Kapolda Metro Jaya Tito Karnavian, Jurubicara Kemenpora Gatot S Dewa Broto dan lain-lain. Hadir juga pimpinan klub dengan sejumlah pemain, para perwakilan dari sponssor, PWC dan lain. Acara sangat meriah denga menampilkan sejumlah tarian dari budaya Betawi, Sunda dan Batak. (hrm)

loading...
Click to comment
To Top