Waduh… Petani Maros Pertanyakan Ranperda Irigasi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Waduh… Petani Maros Pertanyakan Ranperda Irigasi

FAJAR.CO.ID, MAROS — Rencana DPRD Maros menggodok rancangan peraturan daerah (Ranperda) irigasi, dipertanyakan petani. Ranperda yang rencananya prioritas disahkan tahun ini, disebut tidak urgen dan dikhawatirkan menguntungkan perusahaan pengguna air Bantimurung.

Salah seorang petani di Desa Alletengae, Asiz menyebut debit air Bantimurung yang digunakan pihak petani, warga, PDAM dan sejumlah perusahaan besar makin hari makin berkurang. Sehingga ranperda yang rencananya akan mengatur pembagian air itu disebut tidak berguna. “Apanya mau dibagi kalau sudah tidak cukup, apalagi kalau kemarau,” ujarnya, Selasa 19 Januari.

Senada, LSM Bumi Mentari yang mendampingi petani mengatakan, sebaiknya DPRD mendorong ranperda yang memaksa perusahaan-perusahaan besar di sekitar Bantimurung menepati janji membuat sumber air sendiri. Mengatur pembagian air untuk PDAM, petani dan perusahaan, justru hanya akan menguntungkan perusahaan.

“Jika perdanya jadi, perusahaan itu kebagian air yang akhirnya membuat mereka malas membangun sumber air mandiri. Seharusnya, dewan mendorong perda yang memberi deadline bagi perusahaan menepati janji, bukan malah memfasilitasi mereka mengeruk air kita,” beber aktivis lingkungan Maros, Andi Ilham Lahiya.  (M Haris Syah/fajaronline.com)

Click to comment
To Top