Istri Kapolres Hampir Kena Tipu di ATM – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Istri Kapolres Hampir Kena Tipu di ATM

FAJAR.CO.ID, LUWUTIMUR – Modus penipuan semakin beragam dilakukan oleh pelaku untuk memperdaya korbannya.

Kali ini, sejumlah masyarakat Luwu Timur tertipu pada saat melakukan antrian di Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Modusnya adalah, pelaku berpura-pura memerlukan bantuan. Kepada calon korbannya, penipu memohon bantuan untuk mentransfer sejumlah uang melalui ATM ke sebuah rekening. Sebagai gantinya, sang penipu akan memberikan uang tunai sejumlah nilai yang ditransfer kepada si korban.

Namun uang tunai yang diserahkan si penipu kepada korbannya adalah uang palsu.

“Penipuan seperti itu sekarang ini marak di Luwu Timur,” kata Kapolres Luwu Timur AKBP Mockhammad Alfian Hidayat, Rabu (20/1).

Bila korban berhasil diperdayai, maka penipu dapat mengantongi hasil penipuannya dan melenggang sebelum korbannya tersadar.

Karena itulah, Kapolres Mockhammad Alfian menghimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati, dan tidak mudah percaya pada seseorang yang meminta bantua saat melakukan transaksi di ATM.

Dia lalu menceritakan pengalaman pribadinya. Disebutkan bahwa istrinya juga hampir ditipu seseorang saat melakukan transaksi di ATM Mangkutana. Menurut Alfian, si penipu mengaku terburu-buru harus mentransfer uang untuk biaya kuliah anaknya, dan meminta tolong dibantu transfer melalui rekening calon korban.

Namun istri Alfian cukup sigap dan waspada sehingga menolak permohonan orang tersebut.

Lebih lanjut, Alfian menjelaskan bahwa dalam menjalan aksinya, si penipu kadang-kadang mengeluarkan jurus drama sinetron yang memelas sehingga korban merasa kasihan dan terpaksa menuruti keinginan pelaku. Apalagi si penipu memperlihatkan uang tunai. “Padahal uang yang diperlihatkan adalah uang palsu. Korban biasanya baru tersadar telah tertipu setelah seseorang memberi tahu bahwa uang tersebut palsu,” ujar Alfian.(RAKYATSULSEL)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top