Australia Turun Tangan Selidiki Kasus Kopi Beracun – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Australia Turun Tangan Selidiki Kasus Kopi Beracun

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala, dan Hani merupakan tiga sekawan yang sama-sama mengenyam bangku pendidikan di Billy Blue College of Design, Sidney, Australia hingga akhirnya lulus bersama pada 2008.

Bahkan Jessica sempat berkarir di Australia hingga akhirnya memilih menetap di Indonesia pada awal tahun 2016. Di saat itulah, pertemuan tiga sekawan ini malah berujung pada kematian Mirna yang tidak wajar.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti mengatakan, pihaknya menemukan kejanggalan-kejanggalan atas kesaksian salah seorang teman Mirna. Dia mengungkapkan, ada suatu hal penting yang coba disembunyikan teman Mirna (Jessica atau Hani) selama ini.

“AFP saya sudah kontak. Ada beberapa informasi yang kami butuhkan. Ada yang akan disingkronkan dengan beberapa fakta yang janggal dan menarik. Mudah-mudahan itu bisa termasuk dalam analisa kami,” kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (20/1/2016).

Sebab, karena adanya keterangan yang coba disembunyikan itu, peristiwa kematian Mirna dianggap Krishna, rancu. Dia menganggap, ada bagian dari penyidikan yang coba dikaburkan oleh temannya itu.

“Ada serangkaian peristiwa yang seharusnya tidak terjadi tapi terjadi. Maka kami akan korelasikan dengan keterangan (lain). Ini sudah sangat terbuka,” tambahnya.

Meski begitu, saat ini pihaknya sudah mengantongi sejumlah bukti untuk mengungkap siapa dalang dibalik kematian Mirna. Namun, Krishna menunggu sampai bukti dan motif kematian Mirna mengerucut.

“Sementara kami punya data, intinya kami belum ada tersangka. Semua saksi, penetapan tersangka itu hanya dilakukan melalui mekanisme gelar perkara berdasarkan alat bukti yang kami miliki,” tegas Krishna.

(Mg4/jpnn/ps)

loading...
Click to comment
To Top