Astaga… Siswi SMK Dibegal Saat Mati Lampu – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Astaga… Siswi SMK Dibegal Saat Mati Lampu

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Para pelaku begal ternyata memanfaatkan momen pemadam listrik untuk melancarkan aksinya.

Seperti yang dialami, seorang siswi kelas III salah satu SMK di Makassar bernama Nurjannah (18). Aksi ini bahkan terbilang berani karena berlangsung di rumah korban di Jalan Tanjung Alang I, Rabu (20/1) sekitar pukul 20.00 Wita.

Korban yang ditemui di Mapolsek, Kamis (21/1) mengatakan, para pelaku menggunakan dua uit sepeda motor. Pelaku kemudian memarkir sepeda motornya di depan rumah korban. Rumah korban yang saat itu dalam kondisi gelap gulita sempat menyalakan ponsel untuk bantaun penerangan.

Tak disangka, cahaya dari ponsel milik korban ternayat mengundang perhatian pelaku. Saat itu, kata korban, ada tiga orang yang masuk ke dalam rumahnya. Ketiganya kemudian mengancam korban dengan menggunakan anak panah.

“Saya kaget pak karena ada orang diluar rumah parkir motor. Tiba-tiba tiga orang masuk rumah dan langsung mengancam saya dengan busur,” kata korban.

Akibat peristiwa ini, korban mengaku kehilangan 1 unit ponsel merek Samsung. Beruntung korban bisa membuat panik para pelaku dengan suara teriakan yang mengundang perhatian para tetangganya. Meski korban mengalami luka pada bagian tangan usai terjatuh saat pelaku berusaha merampas ponsel korban.

“Saya sendiri pak di dalam rumah. Pintu memang terbuka. Waktu dia rampas Hape yang saya pegang, saya langsung berteriak “rampok-rampok”. Mereka panik dan langsung melarikan diri,” beber korban.

Namun satu sepeda motor jenis trail KAZ tanpa plat yang dikendarai pelaku tak bisa dibunyikan. Karena panik, pelaku kemudian meninggal sepeda motor itu dan memilih untuk berboncengan dengan motor yang dikendarai pelaku lainnya.
Kanit Reskrim Polsek Mamajang, AKP Aris Sumarno mengaku akan melakukan pengecekan di Samsat untuk mengetahui nama pemilik sepeda motor yang ditinggalkan pelaku.

“Kita akan cek ke Samsat untuk dicocokan dengan nomor mesin. Soalnya motor tersebut tidak dilengkapi plat polisi,” kata kanit. (jul-ril/c/beritakotamakassar.com)

loading...
Click to comment
To Top