Dukung PPN Tak Dikenakan pada Sapi Lokal – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Dukung PPN Tak Dikenakan pada Sapi Lokal

FAJAR.CO.ID, KUPANG – Sepekan terakhir ini pedagang daging sapi di Jakarta dan kota besar lainnya direpotkan dengan PPN 10 persen untuk sapi impor. Kebijakan ini telah menyebabkan naiknya harga sapi impor yang berdampak pada naiknya harga jual daging sapi impor. Beruntung sapi lokal tidak dikenakan ketentuan PPN 10 persen tersebut.
Hal ini mendapat dukungan dari pedagang daging sapi di Kota Kupang. Seperti dikatakan seorang pedagang daging sapi di Pasar Naikoten, Kamis (21/1), Robert kepada koran ini. “Kalau pajak itu dikenakan juga untuk sapi lokal maka kita juga akan kenda dampaknya. Kita tentu akan menaikan harga dan konsumen akan protes,” kata Robert.
Karena itu dirinya mengharapkan sapi lokal tidak dikenakan PPN 10 persen tersebut. “Itu tentu akan berdampak pada kenaikan harga jual daging sapi. Sehingga kita keberatan,” ungkapnya.
Saat ini harga daging sapi per kilogram Rp 90 ribu. Sebelumnya, saat Natal dan tahun baru harga daging sapi Rp 80 ribu per kilogram. Jika dikenakan PPN 10 persen maka menurut Robert harga per kilogram bisa mencapai Rp 100 ribu.
“Saat ini saja harga daging sapi sudah Rp 90 ribu per kilogram. Ini saja hampir-hampir sudah tidak laku. Kalau pajak jadi diberlakukan lalu nanti harganya jadi berapa, bisa-bisa kami bangkrut karena tak ada yang beli,” tuturnya.
Seorang pembeli, Ester ditemui di Pasar Naikoten mengatakan tidak setuju bila terjadi kenaikan harga daging sapi karena pemerintah memberlakukan pajak. “Sekarang saja harga daging sapi sudah Rp 90 ribu per kilogram. Bayangkan kalau benar-benar dikenakan pajak, harganya pasti naik lagi,” cetusnya. (kr8/ito/TIMOR EXPRESS)
loading...
Click to comment
To Top