Kasus Diare Renggut Empat Nyawa – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Kasus Diare Renggut Empat Nyawa

FAJAR.CO.ID, SOE – Memasuki musim penghujan, berbagai wabah penyakit mulai menyerang masyarakat. Bahkan, telah ada korban jiwa.
Karena di Desa Pana Kecamatan Kolbano, dilaporkan kasus diare telah merenggut empat jiwa masing-masing tiga orang anak dan satu orang lanjut usia (lansia).
Laporan itu diadukan oleh masyarakat Desa Pana kepada Ketua DPRD TTS Jean Neonufa, Minggu (17/1) lalu. “Waktu saya dapat pengaduan itu, saya langsung koordinasi dengan pak bupati dan juga Dinas Kesehatan untuk mereka melakukan penanganan medis,” ungkap Jean di ruang kerjanya, Kamis (21/1).
Selain berkoordinasi dengan pemerintah untuk melakukan langkah penanganan medis, ia juga mengimbau masyarakat agar memperhatikan kebersihan lingkungan di musim hujan. Karena seperti yang diketahui bersama, ketika memasuki musim hujan banyak kuman yang muncul sehingga jika masyarakat tidak berhati-hati menjaga kebersihan lingkungan dan makanan yang dikonsumsi, maka bisa saja akan terjangkit virus musim hujan.
“Waktu saya koordinasi dengan pemerintah, mereka langsung turun dan melakukan langkah penanganan medis,” katanya.
Sementara Sekretaris Dinkes TTS Oni Tunliu yang dikonfirmasi via telepon selulernya mengatakan, ketika mendapat pengaduan tersebut pihaknya langsung menerjunkan petugs medis ke Desa Pana untuk melakukan tindakan medis serta menginventarisir masyarakat di desa tersebut dan desa sekitar yang terjangkit virus musim hujan untuk dilakukan perawatan medis.
“Petugas kami sudah turunkan sejak dapat laporan itu. Dari laporan yang kami dapat, untuk sementara satu orang anak yang sedang dirawat intensif di Puskesmas Pana, karena kembarannya merupakan salah satu korban yang meninggal,” tutur Oni.
Selain melakukan tindakan medis di lokasi penyebaran kasus diare, Dinas Kesehatan juga telah membuka posko pengobatan di Desa Pana. Selain membuka posko pengobatan, juga Dinas Kesehatan memberikan bantuan tanggap darurat kepada korban kasus diare.
“Hari Rabu (20/1) saya bersama-sama dengan teman-teman di Dinas Kesehatan turun pantau langsung di lokasi dengan membawa bantuan kepada masyarakat yang ada di Desa Pana,” tandas Oni. (yop/ays/TIMOR EXPRESS)

To Top