Kawanan Begal Berseragam TNI Rampas Motor Wartawan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Kawanan Begal Berseragam TNI Rampas Motor Wartawan

FAJAR.CO.ID, MARELAN – Siswanto (32) wartawan media online di Medan, menjadi korban aksi perampasan sepeda motor oleh sekawanan begal yang mengenakan seragam TNI.

Ketika melintas di Jalan Pasar I Rel Kecamatan Medan Marelan, korban dipukuli dan sepeda motor Yamaha Mio Soul GT bernopol BK 2627 ACZ dibawa kabur empat pria berseragam tentara itu, Kamis (21/1) kemarin.

Informasi dihimpun Sumut Pos (Jawa Pos Group), peristiwa yang dialami korban terjadi saat ia berangkat dari rumahnya di Jalan Paku Kelurahan Tanah 600 Kecamatan Medan Marelan menuju ke Hamparan Perak, untuk melakukan peliputan berita.

Namun, begitu melintas di sekitar jalan tersebut, laju sepeda motor yang dikendarai, Siswanto tiba-tiba dihentikan pelaku. “Saya sempat bertanya kalian siapa. Tapi,  seorang pelaku malah mau merampas sepeda motor yang saya kendarai,” ujar korban.

Melihat gelagat mencurigakan, korban berupaya pergi meninggalkan pelaku, tapi langsung dipepet. Dua orang pria mengenakan seragam TNI dibalut jaket, menarik tubuh Siswanto.

Sedangkan pelaku lainnya merampas paksa sepeda motor pinjaman yang dinaiki korban. “Itu sepeda motor milik ibu saya, makanya saya coba pertahankan. Tapi, mereka langsung memiting leher saya hingga membuat saya tersungkur,” katanya.

Setelah berhasil melumpuhkan korban, para pelaku selanjutnya membawa kabur sepeda motor tersebut menuju ke arah Medan. Dalam kondisi cedera di bagian tangan dan leher, Siswanto oleh warga setempat kemudian dibawa ke klinik terdekat.

[NEXT-FAJAR]

“Ciri-ciri pelakunya saya tanda, bahkan di pakaian seorang pelaku ada tulisan nama Irwan Setiawan. Cuma pangkatnya tidak terlihat jelas, karena dibalut jaket,” ungkap Siswanto.

Atas kejadian dimaksud, korban kemudian mendatangi Markas Komando (Mako) Sub Denpom 1/5 Bukit Barisan di Jalan Kapten Raden Sulian, Belawan untuk membuat pengaduan.

Komandan Sub Denpom 1/5 Bukit Barisan di Belawan, Kapten CPM MS Lubis SH membenarkan kalau korban telah mendatangi markasnya bermaksud membuat pengaduan.

Hanya saja, pihaknya belum dapat memproses pengaduan Siswanto karena identitas oknum yang disebut-sebut anggota TNI itu belum diketahui secara pasti. “Kita bukan tidak mau memproses pengaduannya. Tapi pastikan dulu identitas, pangkat dan bertugas dimana. Kalau memang benar itu oknum anggota TNI AD, kita akan amankan,” ucap Kapten CPM MS Lubis. (rul/sam/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top