Wapres JK: Gafatar Harus Bubar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Wapres JK: Gafatar Harus Bubar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah terus memonitor sepak terjang Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) dan reaksi anarkistis warga di Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar). Wapres Jusuf Kalla (JK) mengatakan, langkah pertama yang ditempuh pemerintah adalah menghentikan segala aktivitas Gafatar. Sebab itu, Mendagri Tjahjo Kumolo maupun Jaksa Agung M. Prasetyo sudah diperintahkan untuk berkoordinasi.

‘’Sebagai organisasi, dia (Gafatar) harus dibubarkan,” kata JK di Kantor Wakil Presiden.

JK menyebut, meski diketahui bahwa Gafatar tidak terdaftar sebagai organisasi massa (Ormas) di Kemendagri, pembubaran yang dimaksudkan adalah membekukan segala aktivitas, termasuk di perkampungan kelompok tersebut di Kalbar. ”Karena dia (Gafatar) melanggar aturan-aturan umum,” katanya.

Meski demikian, JK mengatakan bahwa aksi anarkis warga masyarakat terhadap eks anggota Gafatar tidak dapat dibenarkan. Menurut dia, yang harus diprioritaskan sekarang adalah bagaimana membimbing eks anggota Gafatar agar bisa kembali insyaf ke jalan yang benar. ”Itu tugas majelis ulama (MUI, Red) juga para dai,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Gafatar yang menganut ajaran Millah Ibrahimiyah yang diusung mantan terpidana kasus nabi palsu Ahmad Musaddeq, menggabungkan ajaran agama Islam, Kristen, dan Yahudi yang diturunkan kepada keturunan Nabi Ibrahim.

Menurut JK, masyarakat harus menghargai niat para eks anggota Gafatar yang ingin kembali ke jalan lurus. Apalagi, jika mereka sudah menyatakan minta maaf, bertobat, bahkan kembali mengucap kalimat Syahadat. ”Tuhan saja menerima tobat, masa kita tidak mau (memaafkan),” ujarnya.

Karena itu, JK meminta agar masyarakat tidak lagi membenci eks anggota Gafatar karena mereka justru korban akibat kurangnya pemahaman agama Islam. Dengan begitu, proses pengembalian mereka ke kampung halaman bisa berjalan lancar. ”Makanya harus dilindungi juga,” katanya. (*/fajaronline.com/jpg)

loading...
Click to comment
To Top