Lagi… 22 Gugatan Hasil Pilkada di MK Ditolak – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Lagi… 22 Gugatan Hasil Pilkada di MK Ditolak

FAJAR.CO.ID,  JAKARTA – Wajah Ahmad Wakil Kamal, kuasa hukum pasangan calon Bupati Halmahera Selatan, Maluku Utara Bahrain Kasuba-Iswan Hasjim, tampak berseri-seri penuh kemenangan. Pasalnya, dari 23 gugatan yang keputusannya dibacakan Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) sepanjang Jumat (22/1), hanya gugatan mereka diputus berbeda.

Majelis Hakim memerintahkan KPU Maluku Utara melakukan penghitungan ulang surat suara hasil pemungutan suara dari Kecamatan Bacan. Sementara terhadap 22 gugatan untuk hasil pilkada dari daerah lain, semuanya ditolak.

Perintah MK belum merupakan keputusan final. Nantinya setelah menerima informasi secara tertulis dari KPU terkait hasil penghitungan ulang yang dilakukan paling lama 14 hari, barulah Mahkamah membacakan keputusan final dan mengikat.

Namun hal tersebut tidak mengurangi rasa sukacita. Karena sejak awal kata Ahmad, pihaknya meyakini MK akan mengabulkan gugatan yang mereka ajukan.

“Hari ini diputuskan MK satu-satunya. Kami sebagai kuasa pemohon mengapresiasi penuh pada MK yang telah mengawal demokrasi Indonesia, mengawal pemilu yang berintegritas, sehingga hari ini kita dengarkan keadilan itu diucapkan MK,” ujar Ahmad penuh semangat.

Keyakinan Ahmad sepertinya cukup berdasar. Pasalnya, selisih suara kliennya dengan peraih suara tertinggi berdasarkan hasil rekapitulasi KPUD Halmahera Selatan juga hanya terpaut 18 suara. Artinya tidak melewati ambang batas 0,5 hingga 2 persen sebagaimana diatur dalam Pasal 158 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota.

Hal tersebut berbeda dengan gugatan 22 pasangan calon kepala daerah lain, yang semuanya ditolak MK karena melewati ambang batas. Bahkan seperti gugatan hasil pilkada Kota Waringin Timur, Kalimantan Tengah, selisih suara pemohon dengan pihak terkait bahkan mencapai 56,7 persen.

Dengan ditolaknya 22 gugatan sepanjang persidangan Jumat, maka tercatat MK telah menggugurkan 88 gugatan dari total 147 gugatan yang sebelumnya masuk ke MK. Rinciannya, lima gugatan gugur karena ditarik kembali oleh pemohon, 35 gugatan gugur karena alasan tak memenuhi tenggat waktu pengajuan gugatan 3×24 jam dan 48 gugatan gugur karena tidak memenuhi ketentuan ambang batas selisih suara 0,5-2 persen. (gir/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top