Lulus PNS Bukannya Kerja, Fara Malah Gabung Gafatar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Lulus PNS Bukannya Kerja, Fara Malah Gabung Gafatar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Doktrin Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) memang luar biasa. Pengikutnya sampai rela melepas semua jabatan dan kesempatan lebih baik, hanya untuk menjadi petani di daerah baru di Kalimantan.

Seperti yang diceritakan Nurul (48). Ibu dari Faradina Ilma ini sudah tiga hari berada di Pontianak, mencari anaknya di setiap pengungsian. Dia berharap anak gadisnya yang merupakan PNS Pemprov Jawa Timur segera ditemukan diantara warga eks Gafatar yang semuanya nanti dievakuasi di Bekangdam XII Tanjungpura. Nurul mengetahui Fara bergabung di Gafatar bermula dari teman kos anaknya.

“Teman kosnya bilang kalau anak saya ikut kegiatan sosial di luar kota,” katanya.

Kecurigaan Fara mengikuti Gafatar mencuat, disaat Fara duduk di semester akhir  di Universitas Diponegoro, Semarang. Aktivitas sosial yang diikutinya bersama komunitas tersebut, nyaris menyebabkan skripsinya terbengkalai. “Akhirnya saya urus dan bantu dia, sehingga berhasil menyelesaikan kuliahnya, dan lulus dengan nilai memuaskan,” katanya.

Setelah lulus kuliah, Fara lulus pula menjadi PNS dan menetap di Surabaya. Yang diwanti-wanti Nurul, akhirnya terjadi. Ternyata di Surabaya aktivitasnya di Gafatar kembali berlanjut. Fara pun kemudian dinyatakan menghilang dari kostnya.

“Saya harap Fara ditemukan di Kalimantan. Karena saya pikir, hijrah anggota seluruh anggota Gafatar dipusatkan di Kalimantan,” harapnya.

Sejak dikabarkan hilang, lanjut Nurul bercerita, tak ada barang-barang berharga yang tinggal di kost nya. Begitu pula tak ada jejak yang ditinggalkan Fara, kecuali secuil informasi kedekatannya dengan seorang pria bernama Eko yang berasal dari Jember. Setelah diselidiki, belakangan diketahui, Eko merupakan salah satu dari jemaah Al Qiyadah Al Islamiyah yang disyahadatkan kembali oleh MUI Jawa Timur. (RK/afz/JPG)

To Top