1.000 UKM di Kudus Bakal Dikucuri KUP – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

1.000 UKM di Kudus Bakal Dikucuri KUP

KUDUS – Program Kredit Usaha Produktif (KUP) yang merupakan kerjasama Pemkab Kudus dengan Bank Jateng pada tahun 2016 ini menargetkan bakal disalurkan pada 1.000 UKM. Angka ini naik dari tahun 2015 dengan 760 penerima.

Program KUP merupakan ide dari Bupati Musthofa setelah melihat para usaha kecil mikro kesulitan mengakses perbankan untuk mendapatkan tambahan modal untuk memperbesar usahanya. Para penerima tidak dibebani surat agunan berupa sertifikat tanah seperti kredit bank pada umumnya. Selain itu bunganya juga hanya 0,9 persen.
“Pencapaian target 2016 disesuaikan dengan realisasi penyaluran KUP selama 2015 dengan jumlah penerima mencapai 760 UKM,” ucap Direktur Bank Jateng Cabang Kudus Dito Hendrotomo melalui Ketua Tim Analis Kredit Eddy Rianto baru-baru ini.
Dari 760 UK penerima itu, penyaluran kredit KUP mencapai Rp 6,8 miliar. Melihat hal ini dia optimis target pencapaian 1.000 UKM penerima tahun ini bisa direalisasikan menyusul pertumbuhan peminat KUP juga cukup baik.
Angka target ini bukan tanpa alasan, dasaranya adalah dari jumlah pemohon KUP selama 2015 mencapai 1.500-an pemohon. Dari jumlah pemohon tersebut, Bank Jateng Cabang Kudus baru bisa menyetujui 760 penerima. Alasanya adalah prinsip kehati-hatian tetap menjadi kunci dalam penyaluran kredit permodalan tanpa jaminan tersebut. Sebagian besar pemohon yang tidak lolos, karena masih memiliki tunggakan utang pada bank lain. Selain itu juga petugas melakukan pemeriksaan kelayakan usahanya.
“Ketika usahanya memang layak dan proses BI ‘checking’ tidak ada tunggakan, tentunya akan mendapatkan pinjaman permodalan tanpa jaminan,” terangnya.
Berdasarkan datanya, mayoritas UKM mengajukan pinjaman dengan plafon kurang dari Rp10 juta, sedangkan peminjam dengan plafon Rp 20 juta masih jarang.
Sebagai gambaran, KUP tanpa agunan dengan sasaran pelaku usaha mikro itu, digagas oleh Bupati Kudus Musthofa yang digulirkan sejak 10 Maret 2015. Plafon pinjaman maksimal Rp 20 juta dengan jangka waktu kredit maksimal 36 bulan. Untuk penerima kartu berwarna merah plafon pinjaman maksimal Rp 5 juta, biru maksimal Rp10 juta, hijau Rp 15 juta, dan perak Rp 20 juta. (sf)

loading...
Click to comment
To Top