Warga Perumahan Rendole Pati Khawatirkan Banjir Bandang Susulan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Warga Perumahan Rendole Pati Khawatirkan Banjir Bandang Susulan

PATI-Perasaan was-was masih menghantui warga, pasca banjir bandang yang menerjang Perumahan Rendole, Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo pada Kamis (21/1) kemarin. Hingga kini, warga masih trauma dengan peristiwa kemarin dan takut akan banjir bandang susulan, mengingat cuaca yang masih belum mendukung.

Dari pantauan di lapangan, sedikitnya 150 kepala keluarga yang tinggal di perumahan tersebut turut merasakan dampak dari terjangan air. Bahkan, 3 rumah mengalami kerusakan parah, seperti dinding dan pintu serta jendela yang ambrol diterjang kuatnya arus.
Seperti yang diungkapkan Wibowo Cahyono (32), salah satu warga Perumahan Rendole Indah Gang 2 yang dinding rumahnya ambrol. Ia mengaku sangat was-was dengan kondisi cuaca saat ini. Pasalnya, hujan masih terus turun, sehingga takut jika tiba-tiba banjir bandang datang.
“Saya masih trauma. Bahkan istri dan anak saya saja masih harus saya ungsikan, takut jika masih hujan seperti ini,” ujarnya sambil memberihkan kasur miliknya yang penuh lumpur.
Parahnya, hingga saat ini tak satupun bantuan dari pemerintah yang diterima. Menurutnya, usai kejadian banjir memang ada sejumlah orang yang mendata para korban banjir, namun hingga sekarang belum ada bantuan yang turun.
“Sekedar mendata sih memang ada kemarin. Pakaian ini saja saya masih pinjam sama tetangga, karena baju saya tidak ada yang kering. Sekedar baju kering memang sangat kami butuhkan,” keluhnya.
Hal senada juga diungkapkan Marsudi. Menurutnya, sejumlah barang warga seperti perkakas rumah tangga miliknya banyak rusak. Seperti ijazah dan buku pelajaran sekolah milik anaknya juga turut basah karena banjir.
“Ini adalah banjir terparah yang pernah terjadi disini,” ujar pria berusia 60 tahun ini.
Saat ini, warga masih fokus mengevakuasi barang-barang mereka yang masih bisa diselamatkan. Pasalnya, saat banjir bandang terjadi mayoritas warga sedang tidak berada di rumah. Sehingga, sebagian barang-barang milik warga banyak yang tak bisa diselamatkan.
Warga berharap, pemerintah Kabupaten Pati segera turun tangan, membantu warga yang dilanda banjir bandang. Selain itu, warga juga berharap adanya normalisasi aliran Sungai Sani yang semakin menyempit dan mengalami pendangkalan. (ed)

loading...
Click to comment
To Top