Astaga.. Penyakit Tak Sembuh-Sembuh, Nenek Nekat Bakar Diri – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Astaga.. Penyakit Tak Sembuh-Sembuh, Nenek Nekat Bakar Diri

FAJAR.CO.ID,  PEKANBARU –  Selain  warga Jalan Lintas Timur Km 40 yang bunuh diri akibat penyekitnya yang tak kunjung sembuh pada sabtu 23/1 kemarin,  Dihari yang sama juga  seorang nenek di Pekanbaru nekat membakar tubuhnya akibat penyakitnya yang tidak kunjung sembuh.

Alan benar-benar tak percaya. Secara tidak sengaja, pria 52 tahun ini melihat seorang nenek menyiram tubuhnya dengan minyak tanah dari dalam jerigen di pinggir Jalan Inpres, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Sabtu (23/1) kemarin.

Seketika warga Jalan Tenggayun, Perumahan BSA, Pekanbaru ini panik. Wanita 71 tahun yang diketahui bernama Syarifah tersebut tiba-tiba menyalakan api. Sehingga tubuhnya yang sudah basah kuyup dengan minyak terbakar.

Spontan, Alan berlari menghampiri nenek tadi. Ia berusaha memadamkan api yang sudah membesar.

‘’Saksi (Alan) saat itu langsung berlari ke arah korban (Syarifah) untuk menolongnya. Saksi mengambil air dari parit dan disiramkan ke badan korban,’’ ujar Kanit Reskrim Bukit Raya Ipda M Bahari Abdi SH, seperti dikutip riaupos.co.id (group JPNN), Sabtu (23/1) sore.

Upaya Alan memadamkan api yang berkobar di tubuh wanita lanjut usia (Lansia) itu tidak membuahkan hasil. Lalu ia berteriak meminta tolong kepada orang yang melintas di sekitar tempat kejadian.

Bersama warga yang datang, Alan terus berupaya memadamkan api. Begitu padam, mereka langsung melarikan nenek tersebut ke rumah sakit. Sayang, nyawanya tidak bisa diselamatkan.

‘’Saksi dan warga sekitar membawa korban ke Rumah Sakit Sansani. Tetapi, korban sudah meninggal dunia,’’ ujar Abdi.

Dalam keterangan Alan di pihak kepolisian, ia sudah kenal dengan Syarifah, karena mereka tinggal satu perumahan. Katanya Syarifah sering sakit dan sudah sering keluar-masuk rumah sakit.

‘’Dugaan kita korban bunuh diri lantaran penyakitnya yang tak sembuh-sembuh. Keluarga korban juga menolak ketika pak RW, Bhabinkamtibmas dan anggota kita ingin mengidentifikasi serta membawa korban ke RS Polri untuk divisum. Pihak keluarga menerima dengan ikhlas atas kematian almarhum,’’ ungkap Abdi.(MXM/MXQ/ray/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top