Dua PNS Dibekuk Polisi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Dua PNS Dibekuk Polisi

FAJAR.CO.ID, RUTENG – Bukannya siap masuk kantor atau membereskan pekerjaan rumah tangga, malah berkumpul di meja judi. Hasilnya, tim Buser Polres Manggarai membekuk pelaku judi kartu.
Dari empat orang pelaku, dua diantaranya berstatus sebagai PNS dan duanya lagi ibu rumah tangga.
Kerja keras polisi untuk memberantas aktivitas perjudian di Manggarai terus dilakukan. Kanit Buser Polres Manggarai Ipda Indra Bekti bersama anggotanya Krisno Ratulony, Boni Potenti, Robert Bata dan Jembris terus memburu para penjudi.
Timor Express ikut menyaksikan penggerebekan sekira pukul 10.00 Wita, Sabtu (23/1). Tim Buser bergerak ke arah Kumba Kelurahan Satar Tacik Kecamatan Langke Rembong, empat orang pelaku sedang bermain kartu sejak, Jumat (22/1) tertangkap tangan oleh anggota polisi karena sementara asik bermain judi. Para pelaku digiring ke Polres untuk menjalani pemeriksaan.
Saat ditangkap, para pelaku sementara pegang kartu dan tak berkutik. Kondisi fisik yang begadang sepanjang malam juga membuat mereka loyo. Begitu polisi masuk rumah semua pasrah, tertunduk letih dan muka pucat.
Keempat pelaku adalah dua orang berstatus sebagai PNS di lingkup Pemkab Manggarai yakni Viki Laning (55) PNS di Kantor BPN Kabupaten Manggarai dan Elisabeth Seran (39) PNS di kantor Dinas PPKAD. Selain itu juga ada Imanuel Lepa (35) karyawan pada diler mobil Hino serta seorang ibu rumah tangga Narti Pareira (42).
Usai mengumpulkan semua barang bukti, pelaku digelandang ke kantor Polres kemudian diambil keterangan penyidik.
Tampak Kanit Pidum Aipda Raji dan Bripka Anadap Donis sibuk memeriksa.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Manggarai Iptu Lukius Okto Selly membenarkan adanya penangkapan tersebut. Dia menjelaskan, penangkapan itu sudah dibuntuti sejak pelan lalu, juga ada informasi dari masyarakat sekitar. Para pelaku juga melaksanakan judi berpindah-pindah tempat dan biasa berjudi selama tiga hari berturut-turut sejak hari Jumat sampai Minggu.
“Mereka ini sudah dibuntuti sejak pekan lalu. Main judinya pindah-pindah tempat seperti arisan. Mereka biasa main tiga hari berturut-turut dan tidak pulang rumah dari pagi sampai pagi tidak ganti pakaian,” ujarnya.
Penggerebekan baru berhasil, Sabtu (23/1) ketika pelaku bermain judi di rumah Titin Weo di Kelurahan Satar Tacik sekira pukul 10.00 Wita  karena juga ada info dari warga sekitar. Dari tangan pelaku anggota Buser menyita barang bukti seperti uang sebanyak Rp 790.000, handphone, kartu dan sebagainya.
“Empat pelaku ini bermain kartu sejak Jumat siang usai pulang kantor dilanjutkan hingga Sabtu. Pelaku kita jerat dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian. Setelah pemeriksaan secara intens pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan guna penyidikan lebih lanjut,” katanya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan jika ada aktivitas serupa disekitar rumah. (kr2/ays/TIMOREXPRESS)

 

loading...
Click to comment
To Top