Gugatan Konut, Konkep, Butur dan Wakatobi di Tolak. Muna? – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Gugatan Konut, Konkep, Butur dan Wakatobi di Tolak. Muna?

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sidang pengucapan putusan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Kepala Daerah telah dibacakan oleh hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (25/1). Lima dari empat daerah di Sultra yang mengajukan gugatan yakni, Kabupaten Konawe Kepulauan, Konawe Utara, Buton Utara serta Wakatobi ditolak oleh MK. Sementara Kabupaten Muna masih menunggu sidang berikutnya.

Alasan penolakan terhadap permohonan atau gugatan pemohon di empat daerah tersebut ditolak pada umumnya karena permohonan yang diajukan tidak memiliki kedudukan hukum (legal standing). Selain itu juga, selisih suara antara pemohon dengan pasangan calon kepala daerah peraih suara terbanyak melewati ambang batas selisih suara yang ditetapkan dalam pasal 158 UU Pilkada No 8 Tahun 2015 yakni batas maksimal selisih suara 2 persen.

“Permohonan pemohon tidak memenuhi syarat seperti diatur dalam pasal 158 UU Pilkada dan pasal 6 Peraturan MK Nomor 1-5 Tahun 2016,” kata Ketua MK Arief Hidayat ketika membacakan putusan sela (dismissal) di Gedung MK, Jakarta, Senin (25/1).

Sidang dimulai pada pukul 16.30 WIB. Dalam sidang pembacaan putusan sela 4 Pilkada di Sultra, Kabupaten Konawe Kepulauan mendapat giliran pertama. Selanjutnya yang dibacakan Konawe Utara, Buton Utara dan terakhir Wakatobi.

Pantauan, setiap pembacaan putusan, ratusan simpatisan yang hadir sontak mengucapkan syukur dan mengucapkan selamat kepada calon kepala daerah yang saat itu hadir langsung menyaksikan putusan sidang di MK.

Berikut pasangan calon bupati 4 daerah yang ditolak oleh MK adalah, Kabupaten Konawe Kepulauan (Nur Sinapoy – Abdul Salam), Konawe Utara (Aswad Sulaiman – Abuhaera), Buton Utara (Ridwan Zakariah – La Djiru) dan Wakatobi (Haliana – Muhammad Syawal). Sementara Muna (Rusman Emba – Malik Ditu) masih menunggu jadwal sidang berikutnya. (hrm)

loading...
Click to comment
To Top