Hati-hati, Ranperda Maros Bisa Salah Sasaran – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Hati-hati, Ranperda Maros Bisa Salah Sasaran

 FAJAR.CO.ID,  MAROS — Selain ranperda desa, DPRD Maros juga tengah menggodok ranperda irigasi. Bahkan, ranperda yang mengatur pembagian air Bantimurung itu masuk skala prioritas untuk segera disahkan tahun ini. Namun hal itu dipertanyakan sejumlah petani, yang menyebut ranperda irigasi tidak urgen dan dikhawatirkan menguntungkan perusahaan pengguna air Bantimurung.

Salah seorang petani di Desa Allepolea, Asiz menyebut debit air Bantimurung yang digunakan pihak petani, warga, PDAM dan sejumlah perusahaan besar makin hari makin berkurang. Sehingga ranperda yang rencananya akan mengatur pembagian air itu disebut tidak berguna. “Apanya mau dibagi kalau sudah tidak cukup, apalagi kalau kemarau,” ujarnya.

Senada, LSM Bumi Mentari yang mendampingi petani mengatakan, sebaiknya DPRD mendorong ranperda yang memaksa perusahaan-perusahaan besar di sekitar Bantimurung menepati janji membuat sumber air sendiri. Mengatur pembagian air untuk PDAM, petani dan perusahaan, justru hanya akan menguntungkan perusahaan.

“Jika perdanya jadi, perusahaan itu kebagian air yang akhirnya membuat mereka malas membangun sumber air mandiri. Seharusnya, dewan mendorong perda yang memberi deadline bagi perusahaan menepati janji, bukan malah memfasilitasi mereka mengeruk air kita,” beber aktivis lingkungan Maros, Andi Ilham Lahiya.

Anggota DPRD Maros Patarai Amir menyebut ranperda itu mendesak disahkan agar pembagian air Bantimurung merata. “Ada yang merasa berhak tetapi tidak dapat, adapula yang dapat air tapi tidak berhak,” katanya kepada awak media.

Pansus ranperda itu juga telah studi banding ke Sidrap, yang dianggap memiliki sistem irigasi terbaik di Sulsel. Saat ini DPRD tengah menyusun draf akademik ranperda itu. “Kita tidak ingin petani, perusahaan dan PDAM bertengkar soal air seperti tahun lalu,” tutupnya. (M Haris Syah/fajaronline.com)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top