Kasat Lantas Polres Sidrap Tepis Anggotanya yang Aniaya Pengendara – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Kasat Lantas Polres Sidrap Tepis Anggotanya yang Aniaya Pengendara

FAJAR.CO.ID, SIDRAP — Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) Polres Sidrap, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ikhsanuddin, akhirnya angkat bicara soal tudingan penganiyaan seorang pengendara mobil, Abdul Samad, 52 tahun, warga asal Ammasangen, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang, oleh tiga orang anak buahnya, yang terjadi di perbatasan Sidrap-Pinrang, Sabtu malam, 23 Januari.

Ikhsanuddin menegaskan ketiga anak buahnya Rustam, Suryadi, maupun Asdi yang sedang bertugas itu, sama sekali tidak melakukan hal-hal.yang dapat merugikan pengendara jalan, terlebih menganiaya dan menodongkan senjata seorang pengendara bernama Samad itu hingga ia disebutkan pingsan.

“Semua itu salah dan penuh rekayasa, justru salah seorang anggota saya Bripka Asdi nyaris celaka karena sengaja ditabrak oleh Samad pada saat ia coba dimintai surat-surat kendaraan, saya tidak tahu bagaimana nasib anggota saya Bripka Asdi seandainya dia tidak punya akal melompat naik ke atas kap, mungkin dia sudah mati karena terinjak-injak ban,” tutur Ikhsanuddin, sesaat lalu, Senin, 25 Januari.

Diakuinya, insiden itu memang terjadi bertepatan saat sejumlah anggota Satlantas Polres Sidrap lainnya sedang melakukan operasi di daerah perbatasan Sidrap-Pinrang.

Ceritanya, Bripka Asdi yang kebetulan patroli dan mengendarai motor Brigade Mobil (BM) mendapati Samad mendadak memberhentikan dan memutar mobil Rush yang disetirnya saat menyadari ada petugas yang sedang operasi di depannya.

“Nah, karena curiga dengan pengendara itu, Bripka Asdi berinisiatif mendekati dan mencoba memeriksa seisi mobil itu, tapi sayangnya saat anggota hendak melaksanakan tugasnya itu tiba-tiba si pengemudi itu tancao gas dan.mencoba menabrak Bripka Asdi saat hendak memutar melewati depan mobil, untungnya dia cepat melompat ke atas kap,” tutur Ikhsanuddin.

Menurutnya, Bripka Asdi sempat dibawa lari oleh Samad dengan posisi di atas kap sepanjang kurang lebih setengah kilometer, “Sopir itu baru berhasil dihentikan oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) yang juga kebetulan.sedang di jalan berjaga-jaga.

Penjelasan perwira dengan tanda pangkat tiga balok.di pundaknya itu, dibenarkan Bripka Asdi. “Tidak ada yang salah dengan apa yang dijelaskan pak kasat itu, tidak ada penganiayaan sama sekali pak, sebaliknya, justru saya nyaris dibunuh dengan cara ditabrak,”‘ujar Asdi saat dikonfirmasi sesaat lalu.

Sebelumnya Samad disebutkan telah menjadi korban penganiayaan oleh tiga oknum.anggota Satlantas Polres Sidrap, Rustam, Suryadi, maupun Asdi. Saat ini, korban sementara dirawat di Rumah Sakit Aisyiyah (RSA) Siti Khadijah, Kabupaten Pinrang. (edy basri/fajaronline.com)

 

Click to comment
To Top