Luar Biasa, Taiwan Kagumi Pertanian dan Perikanan di Sulsel – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Luar Biasa, Taiwan Kagumi Pertanian dan Perikanan di Sulsel

FAJAR.CO.ID,  MAKASSAR,  – Walau tidak memiliki hubungan diplomatik secara khusus dengan Indonesia, Pemerintah Taiwan tetap berupaya dalam meningkatkan kerjasama dan investasi di bidang perikanan dan pertanian. Ketertarikan ini didasari pada potensi yang ada di Indonesia yang ingin disinergikan dengan Taiwan.

Hal inilah yang menjadi alasan delegasi Taiwan berkunjung ke Makassar, Sulawesi Selatan.

Kunjungan delegasi Taiwan dipimpin Direktur Divisi bidang Informasi Ismail Mae dan Presiden Direktur Industri Taiwan Richard Chen, serta Rini Lestari, dari Ikatan Citra Alumni Taiwan se-indonesia.

Dalam lawatan di Makassar, delegasi Taiwan tersebut diterima langsung oleh Chairman FAJAR Group, HM Alwi Hamu di Gedung Graha Pena lantai 19, Minggu (24/1).

Dalam kesempatan itu, HM Alwi Hamu memaparkan gambaran tentang hasil dan kondisi pertanian dan kelautan di Sulsel. Pemaparan tersebut untuk memberi gambaran secara detail mengenai berbagai sektor yang ada di Sulsel kepada pemerintah Taiwan.

“Menjalin kerjasama dengan Taiwan di bidang pertanian karena Taiwan dikenal memiliki teknologi pertanian. Taiwan juga memiliki teknologi yang baik di bidang pertanian, pertumbuhannya sangat cepat. Makanya kita ingin kerjasama bisa lebih baik lagi,” jelas Alwi Hamu.

Sementara Richard Chen menjelaskan bahwa lawatannya ke Makassar bertujuan untuk menjalin kerjasama di bidang perikanan.

“Tujuan kami ke Makasssar, untuk kerjasama di bidang perikanan dan pertanian. Kami juga selama kurang lebih 40 tahun, selalu memberikan bantuan ke Indonesia,” ujarnya.

Taiwan juga menawarkan berbagai bentuk investasi dan kerjasama di beberapa sektor yaitu pendidikan, pariwisata, industri, teknologi, pertanian dan perikanan. “Dalam dua tahun terakhir, hubungan Indonesia dengan Taiwan mengalami peningkatan dan kemajuan dibanding tahun-tahun sebelumnya,” kata Richard Chen.

Dia menambahkan bahwa khusus kerjasama di bidang pertanian, Taiwan memiliki misi pengembangan teknologi di Bogor dan Bali. Dengan dibantu teknologi modern dari Taiwan,
Chen berharap sektor pertanian di Sulsel dapat lebih maju.

“Melalui misi teknik ini, Taiwan ingin mempromosikan bahwa Taiwan memiliki produk makanan berkualitas. Masyarakat Indonesia akan sangat aman membeli produk-produk asli Taiwan yang tumbuh dan berkembang di Indonesia,” tuturnya.

Direktur Ikatan Citra Alumni Taiwan se-indonesia, Rini Lestari mengungkapkan bahwa Taiwan dan Indonesia sudah merintis hubungan yang ditunjukkan dengan banyaknya pekerja dan pelajar Indonesia yang ada di Taiwan. Saat ini, kata Rini, jumlah mahasiswa Indonesia di Taiwan sudah mencapai 3.000 orang. Selain itu, jalur kedua negara juga semakin mudah dilalui yang dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia. (Suryadi M/Rakyatsulsel.com)

To Top