Dulu Rawan Begal, Sekarang eh, Paling Aman di Parepare – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Dulu Rawan Begal, Sekarang eh, Paling Aman di Parepare

FAJAR.CO.ID, PAREPARE, – Pernah disebut-sebut sebagai daerah yang rawan “begal”, kini daerah Bacukiki -yang terletak di daerah pegunungan, diakui sebagai daerah teraman di Kota Parepare.

Hal itu terungkap dari hasil Survei Celebes Research Centre (CRC), sebagaimana disampaikan Direktur CRC, Herman Heizer beberapa waktu lalu.

Sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Bacukiki pun mengakui hal itu. Salah satunya, tokoh masyarakat Kelurahan Galung Maloang Kecamatan Bacukiki, Muhammad Said Gani.

Menurutnya, sejak ada program kepolisian Parepare yang dinamai ‘Polisi Temanta’, kini masyarakat dengan cepat dapat menginformasikan kepada pihak polisi jika terjadi tindak kriminal.

“Dulu kan sering ada begal, pencurian motor dan pencurian ternak. Sekarang tidak ada lagi. Itu berkat program Polisi Temanta, yang terbuka menerima keluhan masyarakat dan langsung sigap ditindaklanjuti,” ujar Said Gani.

Hal yang samai diakui Ketua RW VI Ceddie kelurahan Watang Bacukiki, Muhammad Alwi. Dia mengatakan, kinerja polisi dan kerjasama pemkot, pihak kepolisian dan tokoh masyarakat yang baik, menjadi salah satu faktor pendorong terbentuknya keamanan di wilayah masyarakat tersebut.

“Iya saya akui, sekarang Bacukiki sudah aman, karena selain ada patroli keliling dari polsek Bacukiki, juga ada call centre yang bisa dihubungi sehingga kita sebagai masyarakat bisa segera menelpon polisi jika ada tindak kriminal di Bacukiki,” aku Alwi.

Kepala Polsek Bacukiki, AKP Mamat Rahmat mengakui, tingkat keamanan khususnya di wilayah Bacukiki sudah semakin meningkat. Itu menurut dia, itu semua berkat kerjasama yang baik dari masyarakat, pemerintah kota dan jajaran kepolisian.

“Selain kami berpatroli di tempat-tempat yang rawan kriminal pada malam hari, kami juga menyediakan call centre sebagai pusat pengaduan dan penyampaian informasi, termasuk informasi kriminal. Setelah ditelpon, kami langsung menerjunkan personil ke TKP,” jelas Mamat. Bahkan, tambahnya, call centre beroperasi selama 24 jam. (Rakyatsulsel.com)

 

loading...
Click to comment
To Top