Praktek Calo PNS di Pemkab Makassar, Begini Kata Gubernur – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Praktek Calo PNS di Pemkab Makassar, Begini Kata Gubernur

FAJAR.CO.ID,  MAKASSAR,  – Aksi calo Pengawai Negeri Sipil (PNS) yang memakan korban, kembali terungkap di Kota Makassar.

Hal ini tentu menimbulkan citra buruk di kantor Walikota Makassar. Karena terjadi di lingkup pemerintah Kota Makassar yang konon bersih dari praktek liar termasuk calo.

Menyikapi aksi calo di lingkup Pemerintah Kota Makassar, Sekretaris Daerah Kota Makassar Ibrahim Saleh, berang. Bahkan dirinya menegaskan akan menindak dan memecat oknum tersebut bila terbukti melakukan praktik percaloan tersebut.

“Pokoknya tidak bisa dibiarkan. Harus ditindaklanjut! Kalau oknum pelaku adalah PNS, diusut ke ranah hukum yang melibatkan polisi. Tapi kalau dia honorer atau kontrak, akan berhadapan dengan saya, Ibrahim,” tegas Sekda Ibrahim Saleh saat dikonfirmasi via telepon, Selasa (26/1).

Dijelaskan, dari awal sejak menjabat Sekda pada pemerintahan Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto sudah mengingatkan baik PNS atau tenaga honor untuk tidak menjanjikan orang lain dengan perjanjian apapun.

“Dari awal saya di Setda sudah informasikan, tapi kalau ada yang macam-macam akan saya hadapi,” ucapnya.

Mantan kepala Bapeda Kota Makassar ini, mengingatkan ketika ada oknum yang menjanjikan sesuatu jangan muda mempercayai. Karena itu hanya kepentingan individu.

“Apalagi dengan bayaran tinggi untuk PNS, sampai kapanpun tidak tenjadi mimpi itu,” katanya.

Sebelumnya, seorang korban yang berinisial L, mengaku telah membayar sebesar Rp 90 juta kepada seseorang agar diangkat menjadi PNS di lingkup Pemerintah Kota Makassar.

“Rp 90 juta, ada bukti transfer dan kwitansi-kwitansinya,” tutur wanita berusia 24 tahun ini di Balaikota Makassar, Senin (25/1).

Korban membayar dan dijanjikan menjadi PNS pada 2014 lalu. Namun janji itu belum juga direalisasikan pelaku hingga sekarang.

Alhasil, korban pun menagih kembali uang yang terlanjur diberikan kepada pelaku. Senin kemarin, katanya, dia janjian dengan pelaku untuk bertemu dan menyelesaikan persoalan ini. Korban hanya menginginkan uangnya dikembalikan. Korban tidak berminat lagi menjadi PNS.

Dia menambahkan, permasalahan ini harus diselesaikan dengan janji yang terdahulu. Di mana dirinya harus PNS atau uangnya dikembalikan.

Diketahui, korban dijanjikan menjadi PNS oleh seorang staf honorer Dinas Koperasi dan UMKM Makassar, berinisial H.

Oknum H yang dikonfirmasi enggan berkomentar banyak dan berusaha mengelak. “Sudah selesai, saya sudah bicara dengan kakaknya (kakar korban, red),” ujarnya singkat sambari menghindari wartawan.

Selanjutnya, menanggapi anak buahnya yang nakal dengan praktek kotor calo. Saat dikonfirmasi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Makassar, Gani Sirman enggan berkomentar banyak. Bahkan dirinya tak tau menahui persoalan tersebut.

Gani Sirman mengaku tidak tahu menahu persoalan ini. “Ini urusan pribadi yang bersangkutan,” singkatnya. (Rakyatsulsel.com)

 

loading...
Click to comment
To Top