Lima Orang Salatiga Masuk Rombongan Eks Gafatar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Lima Orang Salatiga Masuk Rombongan Eks Gafatar

SALATIGA – Satu keluarga asal Kota Salatiga yang terdiri dari lima anggota keluarga dipastikan masuk dalam rombongan kepulangan eks Gafatar tahap kedua yang diberangkatkan dari Kalimantan Barat menuju Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, Selasa (26/1).

Mereka adalah pasangan suami istri Sulistiyanto (40), Zumrotun (35) dan M Fauzi (18), Anka Ramadani (11) serta Allia Warahening (3) ketiganya anak mereka. Demikian dikatakan Siswanto, adik Sulist kepada wartawan, ketika ditemui di Kemiri, Kecmatan Sidorejo, Salatiga, Rabu (27/1) siang.
Siswanto menambahkan, bahwa kakaknya itu sempat menghubunginya dan mengaku jika Sulis dan keluarganya akan ikut rombongan eks Gafatar dari Kalimantan. Rabu (27/1) sore, rencananya kapal yang ditumpanginya akan tiba di Semarang.
“Mas Sulis sudah menghubungi kami, dan mereka telah menyatakan keluar dari Gafatar. Bahkan, ikut dalam kepulangan rombongan menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Keluarga besar dari Salatiga rencananya akan menjemput di Semarang dan akan langsung kami bawa pulang,” jelas Siswanto.
Menurutnya, sejak Oktober 2015 lalu, Sulis dan keluarganya pamitan untuk mengikuti program transmigrasi ke Kalimantan. Sulis juga mengajukan permohonan pindah penduduk di Kelurahan Salatiga dan akan menjadi warga Muara Pawon, Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar). Dari proses yang dilakukan itu, keluarga tidak menaruh curiga karena memang saat itu ada program transmigrasi ke Kalimantan.
“Kabar mengejutkan saat melihat tayangan di televise terkait dengan pembakaran pemukiman eks Gafatar di Kalimantan oleh warga setempat. Dari sini, komunikasi antara keluarga Salatiga dengan Sulis tetap saja berlangsung hingga Sulis memutuskan untuk kembali ke Salatiga,” ujarnya.
Sementara, Kepala Badan Kesbangpol Kota Salatiga, Drs H Susanto mengatakan, bahwa dari Salatiga ada lima orang eks Gafatar yang diduga ikut rombongan dari Kalimantan Barat tersebut. Bahkan, pihaknya juga terus mencari informasi akan kelima warga tersebut. Hingga kini, pihaknya masih berkomunikasi dengan pihak keluarga untuk tujuan kepulangan yang bersangkutan.
“Kami akan sek kelima warga Salatiga tersebut di Asrama Haji Donohudan Boyolali,” kata Susanto.
Selain Sulis, dari informasi yang dihimpun, ada satu pasang suami istri atas nama Imam Fauzi dan Yuyun, warga Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Salatiga yang diduga ikut dalam organisasi Gafatar dan pindah ke Kalimantan. Bahkan, Imam pernah mengajukan permohonan untuk membentuk Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gafatar Kota Salatiga pada 2012 lalu. (hes)

loading...
Click to comment
To Top