Penabuh Drum Aremania Ternyata Cantik Banget. Dia Terpilih Jadi Sporter Terbaik – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Penabuh Drum Aremania Ternyata Cantik Banget. Dia Terpilih Jadi Sporter Terbaik

FAJAR.CO.ID, MALANG – Aremania baru saja dinobatkan sebagai suporter terbaik Piala Jenderal Sudirman. Predikat ini diberikan panitia tentu dengan banyak pertimbangan. Faktor kreaitifitas dan sportifitas tentu paling utama.

Aremania jelas memiliki semua syarat untuk jadi suporter terbaik. Terbaru, Aremania juga menggagas pembentangan bendera Merah Putih raksasa sebelum laga Arema Cronus vs Mitra Kukar pada leg kedua semifinal Piala Jenderal Sudirman lalu.

Pendukung fanatik tim berjuluk Singo Edan ini memang terkenal kreatif saat mendukung Arema. Mereka tak hentinya bernyanyi mendukung Ahmad Bustomi dkk sepanjang laga. Salah seorang pendukung fanatik Arema yang tak hentinya memberi dukungan kepada Arema dari tribun penonton adalah Maurdis.

aremania, aremanita, maurdis, arema cronus

Maurdis

Maurdis adalah Aremanita (Aremania perempuan) yang ternyata didapuk menjadi penabuh bass drum untuk mengiringi Aremania bernyanyi yel-yel atau chori untuk membangkitkan semangat para pemain Arema di lapangan.

Fanatisme Maurdis bisa terlihat dengan kerelaan gadis 17 tahun ini jauh-jauh datang dari Jember ke Malang setiap kali Arema bertanding. Maurdis yang asli Kacuk, Malang ini pindah ke Jember saat masih dua tahun, karena tuntutan pekerjaan orang tuanya. Tetapi jiwa Arema-nya masih melekat di dalam diri Aremanita kelahiran Februari 1998 ini.

Maurdis bergabung dengan korwil Aremania Jember sejak kelas 2 SMP. Di setiap ada pertandingan Arema, Maurdis berusaha untuk datang langsung ke stadion. Jarak bukan menjadi masalah bagi Aremanita yang tinggal di Sumbersari, Jember ini.

Menariknya, Maurdis belajar menabuh drum karena ingin jadi penabuh drum Aremania, agar bisa total mendukung tim kesayangannya itu. Tak kenal waktu dan tempat, di rumah maupun di sekolah Maurdis terus berlatih hingga akhirnya didapuk sebagai penabuh bass drum Aremania.

Maurdis yang mengaku menjomblo sejak lima bulan yang lalu ini lebih sering berada di Gate 4 Stadion Kanjuruhan bersama Aremania Jember yang memang sering datang langsung ke stadion. Duo Singapura Noh Alam Syah dan Muhammad Ridhuan dan Juan Revi adalah pemain yang sangat diidolakan Maurdis sebagai penambah semangat untuk menabuh bass drumnya.

Kini Maurdis dan Aremania lainnya menuai berkah dari loyalitasnya sebagai pendukung Arema Cronus dengan penghargaan suporter terbaik. Gelar yang jadi pemantik semangat bagi Aremania untuk lebih kreatif, sportif dan loyal. Aremania, Salam Satu Jiwa!. (we/twt/fat/pojoksatu)

loading...
Click to comment
To Top