Masyarakat Kurang Mampu Nikmati Listrik Gratis – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Masyarakat Kurang Mampu Nikmati Listrik Gratis

FAJAR.CO.ID, BETUN – Harapan dan kerinduan masyarakat berpenghasilan rendah (kurang mampu, red) di Desa Wehali Kecamatan Malaka Tengah untuk mendapatkan penerangan listrik dari pemerintah secara gratis akhirnya terjawab.
Sebanyak 111 rumah milik masyarakat kurang mampu yang ada di wilayah itu sejak, Rabu (27/1), PT PLN telah menerjunkan petugas untuk melakukan pemasangan meteran pada rumah masyarakat penerima bantuan meteran listrik gratis dan masyarakat bisa langsung menikmati pemanfaatannya setelah dilakukan pemasangan meteran.
Kepala Desa Wehali Kecamatan Malaka Tengah Yohanes Roby Tey Seran yang ditemui Timor Express di Betun, Rabu (27/1) membenarkan bahwa sebanyak 111 kepala keluaarga yang tergolong masyarakat kurang mampu mendapat bantuan dari pemerintah berupa pemasangan meteran listrik secaara gratis.
“Atas nama masyarakat Desa Wehali kami menyampaikan terima kasih pada pemerintah yang telah memberi perhatian pada masyarakat kami dalam hal bantuan penerangan listrik yang mereka terima secara gratis,” ucap Yohanes.
Dia menjelaskan, terkait kepemilikan meteran listrik, meskipun saat ini ada 111 kepala keluarga miskin yang telah mendapat bantuan dari pemerintah, namun masih banyak warga yang belum memiliki meteran listrik sendiri, sehingga ke depan dirinya berharap agar pemerintah tetap memberi perhatian terhadap hal tersebut sehingga kesulitan akan penerangan listrik dapat teratasi.
“Warga Wehali masih banyak yang belum ada listrik, sehingga ke depan kita harapkan bantuan pemerintah terhadap hal ini terus dilanjutkan sehingga kesulitan masyarakat akan listrik dapat diatasi dengan baik,” tambahnya.
Salah seorang warga Dusun Laran Desa Wehali penerima bantuan listrik gratis Albertus Nahak mengungkapkan dirinya merasa bersyukur karena pemerintah sangat memberi perhatian bagi masyarakat yang kurang mampu dengan memberikan bantuan listrik gratis.
“Kami berterima kasih pada pemerintah atas bantuan ini (meteran gratis, red). Kalau mau pasang dengan biaya sendiri kami tidak mampu, sekarang kami sudah bisa senang karena sudah dapat meteran listrik sendiri. Tadi setelah pasang kami coba kontak ternyata langsung nyala. Aduh, terima kasih,” ungkap Albertus.
Sementara itu, petugas pemasang meteran PLN Meli Bata yang dikonfirmasi menjelaskan, secara keseluruhan meteran gratis yang akan dipasang pada rumah milik masyarakat yang tersebar di Kecamatan Malaka Tengah sebanyak 632 unit sesuai dengan data yang dimiliki PLN. Dari jumlah tersebut masyarakat kurang mampu yang ada di Desa Wehali mendapat sebanyak 111 unit meteran listrik gratis.
Dari total meteran yang saat ini sementara dipasang menurut Meli, pihaknya memastikan akan selesai pasangan semuanya dalam waktu dekat, sehingga masyarakat penerima bantuan dapat memanfaatkan kebutuhan listrik sama seperti pelanggan PLN lainnya.
Ketika disinggung terkait keterlambatan pemasangan meteran karena instalasi lampu listrik sudah sejak lama dilakukan, dirinya enggang berkomentar lebih jauh.
“Soal itu, kami tidak terlalu tau. Tapi mungkin karena stok meteran dan proses administrasi lainnya itu yang membuat agak terlambat,” tutur Meli. (kr13/ays/TIMOREXPRESS)

 

loading...
Click to comment
To Top