Tiga Warga Naibonat Tersangka – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Tiga Warga Naibonat Tersangka

FAJAR.CO.ID, KUPANG – Tak butuh waktu lama bagi penyidik untuk menentukan siapa paling bertanggungjawab dalam pengeroyokan terhadap Donecio Gusmao Gaio hingga tewas. Sementara koleganya Jose DS Soares babak belur. Rabu (27/1), polisi menetapkan tiga warga Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang sebagai tersangka. Ketiga orang itu yakni Yefta Sinlae, Melki Lusi dan Luis Soares. Sementara jasad Deonecio Gusmao Gaio sudah dimakamkan, siang kemarin sekira pukul 13.00 Wita di TPU Lorong Sosial, Kelurahan Naibonat.
Kapolres Kupang, AKBP Michael Ken Lingga kepada Timor Express via telepon selularnya, membenarkan informasi tersebut. “Yang sudah pasti tersangka itu berinisial Yefta Sinlae. Sementara dua lagi yang masih kita periksa namun sudah bisa ditetapkan sebagai tersangka yakni Melki Lusi dan Luis Soares.” Namun tidak hanya sebatas tiga orang itu yang akan ditersangkakan, karena terbuka peluang masih beberapa orang lagi.
“Jika dari hasil BAP ditemukan ada fakta baru, maka tidak menutup kemungkinan ada penambahan tersangka lagi. Barang bukti yang sudah kita amankan seperti pakaian para pelaku termasuk sepatu karena saat melakukan penganiayaan para pelaku hanya mengandalkan tangan dan kaki,”tambah Michael. Para tersangka dijerat pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang mengakibatkan orang lain kehilangan nyawa.
Diakui, pihaknya selalu mengontrol setiap perkemangan situasi disana sehingga tidak terjadi konflik susulan. “Sebelum pemakaman, kita sudah himbau kepada keluarga korban untuk tidak membawa senjata tajam serta tetap menjaga suasana agar tetap aman. Kita juga melakukan pengawalan jenazah dari rumah duka hingga ke TPU, Lorong Sosial. Memang, jalan Trans Timor sempat kita tutup beberapa saat. Hal ini kita lakukan agar arak-arakan yang membawa jenazah bisa berjalan dengan baik. Namun sudah kita buka lagi dan arus lalulintas sudah kembali normal,”sebut sosok nomor satu di Mapolres Kupang itu.
Sejauh ini, lanjut dia, suasana di TKP sudah kondusif. Namun demikian, pihaknya masih tetap menyiagakan aparat gabungan baik itu dari Polri dan TNI dengan total pasukan kurang lebih 300 orang. “Jadi, pasukan sudah kita siagakan di lokasi konflik sejak Senin (25/1) hingga saat ini. Kita masih akan lakukan pengamanan hingga suasana di lokasi konflik benar-benar aman. Dan kita siaga selama 24 jam,”kata dia lagi. (gat/boy/TIMOREXPRESS)

 

loading...
Click to comment
To Top