Ratusan Tenaga Magang RSUD Soppeng Mogok Kerja, Pasien Terlantar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Ratusan Tenaga Magang RSUD Soppeng Mogok Kerja, Pasien Terlantar

FAJAR.CO.ID,  SOPPENG, – Ratusan tenaga magang di RSUD La Temmamala Soppeng melakukan aksi unjuk rasa untuk mempertanyakan kejelasan nasib mereka yang telah mengabdi bertahun tahun. Dalam aksinya, ratusan tenaga magang tersebut menuntut pihak rumah sakit untuk memberikan kejelasan tentang nasib mereka.

“Kami sudah bertahun-tahun mengabdi dirumah sakit ini, tapi hingga sekarang tidak ada kejelasan tentang nasib kita ke depannya,” kata Abd Azis, salah satu tenggang magang, Senin (1/2).

Azis menjelaskan bahwa dia dan teman-taman diminta bekerja secara profesional. Azis mengaku telah melakukan seperti yang diminta, namun pihak rumah sakit tidak pernah memperhatikan nasib para tenaga magang.

“Jangankan gaji, upah jasa medik hingga saat ini tidak pernah kami terima. Selama kami bekerja kami tidak pernah terima gaji, apa lagi yang namanya jasa medik,” keluhnya.

Dirinya mengakui, sebelum menjadi tenaga magang, dia bersama teman-teman telah menandatangani perjanjian tidak akan menuntut gaji dan tidak menuntut untuk diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS)

” Kami akui telah menandatangani perjanjian tidak menuntut gaji dan lain sebagianya, tapi hal itu sewaktu kami mencari pengalaman kerja, tapi saat ini tenaga kami betul betul dibutuhkan, jadi kami menuntut perbaikan nasib.” Jelasnya

Azis menambahkan, aksi yang dilakukan teman teman ini, dikarenakan pihak rumah sakit telah mengangkat dua orang tenaga magang menjadi tenaga kontrak, padahal yang diangkat itu baru saja mengabdi dirumah sakit ini.

“Ada dua yang diangkat menjadi kontrak, padahal baru masuk, sementara kita sudah bertahun tahun tidak ada kejelasan,” tegasnya.

Sementara itu Direktur rumah sakit La Temmamala Soppeng, dr Nurhadi Muda saat ingin dikonfirmasi tidak ada ditempat, hingga pukul 10.00 wita direktur rumah sakit tidak masuk kantor dan saat dihubungi handphone nya direktur rumah sakit La Temmamala ini tidak menjawabnya.

“Direktur tidak ada, mungkin lagi kopi brick di Kantor Bupati,” Ujar Stafnya.  (rakyatsulsel.com/Ilham)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top