Guardiola Latih City, Begini Komentar Klopp – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Bola

Guardiola Latih City, Begini Komentar Klopp

FAJAR.CO.ID, LONDON – Josep “Pep” Guardiola pelatih hebat. Setidaknya dia sudah menguasai La Liga bersama Barcelona dan membawa Bayern Muenchen semakin dominan di dalam tiga musim terakhir di Bundesliga. Tetapi di Premier League, Guardiola harus kembali menjadi “orang baru”.

Sebagai pelatih yang juga baru merasakan tensi di Premier League, Juergen Klopp mengingatkan Guardiola bedanya Premier League dengan La Liga dan Bundesliga. Dikutip dari Mirror, Guardiola menurut Klopp tidak akan bisa melakukan segalanya dengan caranya sendiri seperti di Spanyol dan Jerman.

Selain dengan kekuatan klubnya yang nyaris merata, padatnya jadwal di Premier League juga akan jadi hal baru baginya. Apabila di La Liga dan Bundesliga maksimal di dalam sepekan dia bisa bermain dua kali. Maka di Inggris dalam sepekan tidak mustahil sebuah klub bisa bermain tiga kali.

“Premier League liga yang besar, di Premier League persaingannya juga nyata. Tapi, dia datang untuk menjadi seorang pesaing, dan itu yang dia inginkan. Saya yakin dia bisa menikmatinya,” ujar Klopp yang pernah beradu taktik dengan Guardiola ketika masih membesut Borussia Dortmund musim lalu.

Menurutnya, Guardiola beruntung bisa melatih klub City yang punya modal melimpah. Sehingga, dukungan finansial akan membuatnya lupa kalau sedang berada di kompetisi sekeras Premier League. Kalau dia memilih klub yang tidak sekuat City, dia akan merasakan perbedaan iklim kompetisi itu lebih nyata. “Dan Guardiola itu pelatih pintar, itu pula yang jadi alasannya memilih City,” lanjutnya.

Klopp yakin Guardiola dan City-nya akan jadi kompetitor yang berat merebut gelar juara Premier League musim depan. Berbeda dengan Klopp, pelatih Stoke City Mark Hughes yang pernah membesut The Citizens – julukan City – menganggap sihir Guardiola tidak akan bisa langsung meledak di musim pertamanya.

Sebagaimana diberitakan di Daily Mail, Hughes menyebut ekpektasi City untuk Guardiola terlalu berlebihan. “Sampai dia datang ke sini, tidak ada yang tahu apa yang akan dia bawa. Ingat, Premier League beda dengan liga sepak bola lain di dunia. Kalau di liga lain dia mungkin sangat sukses, tentu, tapi di Inggris dia butuh adaptasi,” tegasnya. (ren)

loading...
Click to comment
To Top