Mentan Naikkan Anggaran Pertanian Lumajang 500% – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ekonomi & Bisnis

Mentan Naikkan Anggaran Pertanian Lumajang 500%

FAJAR.CO.ID, LUMAJANG – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melakukan panen padi di Desa Selokbesuki, Sukodono, Lumajang, Jawa Timur seluas 134 hektar, Rabu (3/2/2016). Adapun varietas yang di panen adalah varietas Situbagendit hasil ubinan 7,67 ton GKG. Sementara varietas yang akan ditanam varietas Pak Tiwi 1.

“Mohon maaf kemarin tertunda kedatangan saya karena cuaca tidak memungkinkan untuk mendarat. Tetapi saya bertekad tetap datang pagi ini karena saya tidak pernah janji tapi terus memberikan bukti harus menyelesaikan masalah pertanian langsung di lapangan,” ujar Mentan Amran di hadapan ratusan petani Lumajang.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang, Paiman menjelaskan pada Mentan produktivitas 2015 padi sebesar 61,40  (kw/Ha), Jagung 51,74 (Kw/Ha) dan Kedelai 17,25 (Kw/Ha). “Luas lahan pertanian untuk tanaman padi se-Kabupaten Lumajang seluas 33.898 Ha, luas lahan sawah Kecamatan Sukodono  1.754 Ha, dan luas lahan sawah Desa Selokbesuki 134 Ha,” jelas Paiman.

Sementara produksi padi 2015 naik 7,5% dari 458 ribu ton yang ditargetkan tercapai 488 ribu ton. Sedangkan untuk tahun ini Lumajang ditargetkan produksi 498 ribu ton dan target Luas Tambah Tanam (LTT) sekitar 5.000 Ha.

Atas prestasi yang dicapai Kabupaten Lumajang, Mentan Amran mengganjar kenaikan anggaran hingga 500% dari hanya Rp 7 miliar naik menjadi Rp 46 miliar. “Anggaran saya naikkan hingga 500% dengab catatan tahun ini harus naik lagi produksinya setidaknya hingga 20%. Tidak hanya itu, bantuan alat mesin pertanian juga akan kami tambah,” ujar Mentan Amran.

Saat diskusi, Mentan Amran menunjuk seorang petani berusia 81 tahun, Maryoto untuk bertanya langsung kondisi riil pertanian di Lumajang. Kepada Mentan, Maryoto mengungkapkan kesulitannya mendapatkan pupuk organik. Menurutnya, selama ini petani menggunakan pupuk kimia yang menyebabkan kerusakan lahan.

“Dulu pemerintah yang menyuruh menggunakan pupuk kimia sehingga lama-lama lahan kami rusak. Akhirnya kami menggunakan pupuk organik. Tapi pupuk organik ini sulit didapat, mohon perhatian pemerintah atas masalah ini,” keluh Maryoto.

Atas keluhan itu, Mentan Amran menanggapi akan memberikan bantuan pupuk organik sesuai kebutuhan petani di Lumajang. Tidak hanya itu, Maryoto juga dihadiahi satu buah traktor oleh Mentan Amran.

“Saya salut dengan bapak yang tetap semangat meski usia sudah tidak muda lagi. Kami akan terus berupaya menyelesaikan permasalahan karena kami sayang dengan petani. Catat no HP ajudan saya, laporkan bila bantuan pupuk organik tidak datang dalam waktu dekat. Dan semoga dengan hadiah traktor ini bisa membantu meringankan pekerjaan bapak,” ujar Mentan pada Maryoto. (hrm)

loading...
Click to comment
To Top