Warga Diduga Keracunan Massal, Dinkes Tetapkan KLB – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kesehatan

Warga Diduga Keracunan Massal, Dinkes Tetapkan KLB

FAJAR.CO.ID LIMAPULUH KOTA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Limapuluh Kota Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menghadapi kejadian luar biasa (KLB) keracunan makanan, menyusul 138 warga di daerah tersebut diduga mengalami keracunan makanan.

Disinyalir jumlah korban akan bertambah, karena petugas Dinkes Limapulu Kota masih melakukan pendataan di lapangan. Dugaan ini mencuat setelah sepanjang Selasa siang (2/2), mereka mengalami muntah-muntah, pusing, sakit kepala, demam tinggi, dan mencret. Dari seluruh korban, 3 ibu hamil dan 3 balita ikut menjadi korban.

“Kami dapat laporan, sudah 138 warga yang diduga mengalami keracunan di Lareh Sago Halaban. Termasuk 3 ibu hamil dan 3 anak balita. Di antara mereka, ada 2 orang yang dirawat di RSUD Adnaan WD Payakumbuh,” kata Kepala Dinkes Limapuluh Kota Adel Nofiarman dilansir dari Padang Ekspres (Fajar Group) Rabu (3/2).

Adel menyebut, Dinas Kesehatan sudah menetapkan peristiwa ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Tidak tertutup kemungkinan, jumlah warga yang diduga mengalami keracunan makanan akan terus bertambah.

“Kami terus memantau perkembangan yang terjadi di Lareh Sago Halaban. Sejauh ini, masih terkendali. Kawan-kawan kami dari Puskesmas Pakanrabaa, juga menyelenggarakan layanan keliling untuk memastikan kondisi seluruh warga,” kata Adel.

Terpisah, Kepala Puskesmas Pakanraba’a Budi Margana mengakui, jumlah warga yang diduga mengalami keracunan, untuk sementara memang sudah mencapai 138 orang. Namun, data mereka belum by name by adress. “Laporan sementara dari petugas kami yang melakukan survei, memang sebanyak itu (138 orang). Kami juga dapat laporan, ada 2 orang lagi yang akan dirujuk ke RSUD Adnaan WD. Keduanya berasal dari Nagari Balaipanjang. Saat ini, sedang menunggu persetujuan keluarga,” kata Budi Margana.

Dia mengaku, sudah menugaskan seluruh bidan di Lareh Sago Halaban, untuk siaga 24 jam. Hari ini akan dipastikan total warga yang diduga mengalami keracunan. (frv/iil/JPG)

Click to comment
To Top