Gelapkan Dua Truk, Warga Boyolali Ditangkap – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Gelapkan Dua Truk, Warga Boyolali Ditangkap

FAJAR.CO.ID, SALATIGA – Fatna Agus Adi Hendra (29) warga Jalan Prof Soeharso 10 RT 05 RW 05 Kiringan, Boyolali kini harus meringkuk di sel tahanan Polres Salatiga. Tersangka ditangkap jajaran Reskrim Polres Salatiga karena telah menggelapkan dua truk colt diesel yang disewanya selama ini. Dari tangan tersangka diamankan dua trukm salah satunya truk box masing-masing nopol H 1793 EB dan H 1395 LB.

Kasus ini berawal adanya laporan korban Fransiska Hermin Sumini (51) warga Perum Wahid C.1/12 RT 03 RW 12, kelurahan Kutowinangun Kidul, Kecamatan Tingkir, Salatiga pada Sabtu (30/1) lalu. Dalam laporannya itu, korban mengaku jika truk miliknya telah digelapkan oleh tersangka. Tersangka selama ini merupakan penyewa truk miliknya untuk usaha ekspedisi.

Dalam perjanjiannya dengan korban, tersangka menyewa truk tersebut selama lima tahun dan sewa per bulannya sebesar Rp7,5 juta. Selama delapan bulan menyewa truk, pembayaran sewa lancar, namun sejak dua bulan terakhir ini justru tersangka tidak membayar uang sewa.

Setiap ditanyakan korban, tersangka selalu menjanjikannya saja. Akhirnya, korban mendesak dan terlapor mengaku jika truk yang disewanya itu digadaikan seseorang di daerah Ampel Boyolali. Dua unit truk yang digadaikan itu, masing-masing digadaikan Rp10 juta.

“Uang hasil menggadaikan dua unit truk itu, saya pakai untuk membayar upah sopir maupun membayar tagihan angsuran dan hutang serta biaya operasional. Dari pembayaran ini, sudah habis. Saya saat gadaikan truk tidak memberitahukan ke pemilik truk. Saat angsuran ditagih, pemilik baru mengetahui jika truk saya gadaikan di Ampel, Boyolali,” terang tersangka Hendra kepada Rakyat Jateng, saat gelar perkara di Polres Salatiga, Rabu (3/1).

Sementara, Kasat Reskrim Polres Salatiga AKP M Zazid mengatakan, tersangka nekat menggadaikan dua unit truk yang disewa itu, karena membutuhkan uang untuk membayar sopir dan tagihan hutang serta biaya operasional. Selama delapan bulan, tersangka menyewa truk untuk bisnis angkutan sembako. Namun, dua bulan terakhir tidak bisa membayar uang sewa dan pemilik truk merasa curiga. Setelah didesak, ternyata dua unit truk digadaikan.

“Tersangka kita jerat Pasal 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. Kini tersangka dan dua unit truk sebagai barang bukti diamankan di Polres Salatiga,” tandas AKP M Zazid didampingi Kasubag Humas AKP I Nyoman Suasma. (hes/RAKYATJATENG)

 

loading...
Click to comment
To Top