KPK Tegaskan Kasus PDAM Makassar Tetap Jalan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

KPK Tegaskan Kasus PDAM Makassar Tetap Jalan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Perkara dugaan suap mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin terkait pengelolaan PDAM Makassar tetap berlanjut.

Meninggalnya salah satu terdakwa Direktur Utama PT Traya Tirta Makassar Hengky Wijaya tak akan berpengaruh banyak pada persidangan Ilham di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

“Tidak berpengaruh banyak terhadap kasus IAS. Itu jalan terus,” tegas Wakil Ketua KPK La Ode M Syarif, Rabu (3/2) di markas KPK.

Soal potensi kerugian negara, kata La Ode, KPK akan meminta kejaksaan sebagai pengacara negara untuk bisa mengembalikan kepada negara jika keputusan sudah berkekuatan hukum tetap.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, perkara Hengky memang tengah dalam persidangan. Sejauh ini, sudah ada 24 saksi diperiksa.

Awalnya, kata dia, Hengky ditahan di Mapolda Metro Jaya. Hengky kemudian minta dipindahkan ke Rutan Cipinang. “Kami kabulkan permintaannya,” kata Agus di KPK, Rabu (3/2).

Pemeriksaan kesehatannya juga difasilitasi hingga masuk ke RS Siloam, Semanggi, Jakarta Pusat. Hengky pun meninggal dunia Selasa (2/2) pukul 21.00.

Untuk proses hukum terhadap Hengky, kata Agus, akan gugur dengan sendirinya, sesuai ketentuan di KUHAP.  “Tentu itu gugur dengan sendirinya. Tidak perlu ada SP3,” timpal La Ode.

Seperti diketahui Hengky sempat terjatuh di Rutan Cipinang dan dilarikan ke RS Pengayoman kemudian dirujuk ke RS Siloam, Semanggi. Hengky kelelahan usai jalani sidang hingga larut malam di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Ia dirawat di ruang ICU pada 27 Januari 2016 lalu dan dinyatakan meninggal dunia Selasa (2/2).

Hengky didakwa memberi Rp 5,505 miliar kepada mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Siradjudin. Duit diberikan dalam rangka kerjasama rehabilitasi, operasi dan transfer  Instalasi Pengolahan Air (IPA) II Panaikang 2007-2013 antara PDAM Kota Makassar dengan PT Traya Tirta Makassar. Akibat perbuatannya, negara dirugikan Rp 45,9 miliar. (boy/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top