Pelatikan Bupati Terpilih Konsel Ditangguhkan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Pilkada

Pelatikan Bupati Terpilih Konsel Ditangguhkan

FAJAR.CO.ID, KENDARI – Pelantikan Surunuddin Dangga-Arsalim sebagai Bupati dan Wakil Bupati Konawe Selatan tampaknya akan mengalami penundaan. Pemprov Sultra tak mengusulkan nama pemenang Pilkada Konsel itu ke Mendagri. Penyebabnya, pasangan berakronim SUARA terbelit persoalan administrasi dan kini masih diproses ke Mahkamah Agung (MA) menyusul dikabulkannya gugatan pasangan Muhammad Endang-Nurfa Thalib di Pengadilan Tinggi (PT) Tata Usaha Negara (TUN) Makassar.

Muhammad Endang pun meminta Gubernur Nur Alam tidak mengusulkan pelantikan pasangan Surunuddin Dangga-Arsalim sebagai bupati dan wakil bupati Konawe Selatan (Konsel) terpilih. “ Selama belum ada putusan dari MA, tidak ada alasan untuk melantik pasangan Surunuddin Dangga-Arsalim,” Ujar Muhammad Endang, didampingi kuasa hukumnya Masri Said dan Ibrahim, Kamis (4/2).

Sementara Ibrahim SH, Kuasa Hukum Muh Endang, berharap masyarakat paham bahwa PT TUN juga punya yuridiksi menyidangkan masalah Pilkada, sesuai UU Nomor 8 Tahun 2015. Artinya, putusannya juga punya kekuatan hukum. “Nah, karena urusan ini belum kelar, dan masih menunggu kasasi di MA, sebaiknya proses politik di Pilkada Konsel juga dihentikan sementara, hingga ada keputusan yang membatalkan putusan PT TUN Makassar,” kata Ibrahim SH.

Sebelumnya, PT TUN Makasar telah mengabulkan gugatan pasangan Muhammad Endang-Nurfa Thalib, agar KPU Konawe Selatan mencabut keputusannya terkait penetapan Arsalim sebagai calon wakil bupati Konawe Selatan untuk berpasangan Surunuddin Dangga pada Pilkada Konawe Selatan 2015. Atas putusan PT TUN tersebut, KPUD Konawe Selatan, saat ini melakukan banding di Mahkamah Agung sehingga, putusan yang tertinggi saat ini masih PT TUN Makassar, sebelum adanya putusan MA.

Adanya persoalan administrasi yang berbuntut ke rana hukum itulah memang membuat Pemprov Sultra tak mau ambil resiko mengusulkan pasangan Surunuddin-Arsalim ke Mendagri untuk diterbitkan SKnya sebagai Bupati dan Wakil Bupati. Apalagi, Arsalim juga belum mengajukan surat pengunduran diri secara permanen sebagai aparatur sipil Negara (ASN). Padahal, berdasarkan jadwal Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) pelantikan calon bupati dan wakil bupati terpilih di Konsel masuk pada tahap satu, dilantik 15 Februari 2015, bersamaan dengan Buton Utara, Konawe Kepulauan, dan Kolaka Timur.

Kepala Biro Pemerintahan Setprov Sultra, Ali Akbar pun mengaku kebingungan dengan persoalan yang membelit pengusulan pasangan Surunuddin Dangga-Arsalim. Olehnya, Pemprov Sultra akan berkonsultasi dan meminta petunjuk Mendagri,” kata Ali Akbar.

Sehubungan jadwal pelantikan yang semakin kasif sesuai jadwal yang diterbitkan Kemendagri, lanjut Ali Akbar, maka kemungkinan bupati dan wakil bupati yang akan dilantik hanya tiga pasangan calon. Mereka adalah pasangan bupati dan wakil bupati terpilih Buton Utara (Butur) Abu Hasan-Ramadio, Amarullah-Muhammad Lutfi (Konawe Kepulauan ), H Tony Herbiansyah-Andi Merya Nur ( Kolaka Timur). (KP)

loading...
Click to comment
To Top