Astaga! Bocah 8 Tahun Tewas Mengambang di Jembatan Merah – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Astaga! Bocah 8 Tahun Tewas Mengambang di Jembatan Merah

FAJAR.CO.ID,  MAKASSAR – Muh Anugrah, bocah berumur 8 tahun, ditemukan tewas mengambang di Jembatan Merah,  Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Makassar, setelah dilaporkan hilang di Mapolsek Mariso oleh kedua orangtuanya sehari sebelumnya.

Bocah SD tersebut pertama kali ditemukan oleh warga sekitar Jufri Abu (48) sekitar pukul 10.30 Wita. Awalnya ia melihat sesuatu yang aneh diantara tumpukan sampah di kanal tersebut.

“Saksi melihat ada sesosok mayat terapung di antara tumpukan sampah, ia kemudian memanggil beberapa warga sekitar untuk mengangkat tubuh korban,” kata Kapolsek Mariso Kompol Choiruddin Wahid saat mendapat laporan dari masyarakat terkait penemuan sesosok mayat di kanal tersebut.

Jasad bocah warga Jalan Manunggal Kelurahan Maccini Sombala Kecamatan Tamalate Makassar tersebut langsung dievakuasi oleh warga ke rumah neneknya di Jalan Deppasawi. Sementara pihak keluarga menolak untuk dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi.

Choiruddin membenarkan Muh Anugrah telah dilaporkan hilang oleh tantenya sehari sebelumnya, Kamis (4/2/2016) sore.  “Korban sempat dilaporkan hilang oleh tantenya kemarin sore,” ujar Choiruddin.

Chairuddin menduga korban tewas akibat tenggelam karena pemeriksaan awal tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“Kami sudah ke TKP dan melakukan pemeriksaan awal sempat kami tawari agar dibawa ke rumah sakit untuk visum atau autopsi namun keluarga menolak, tapi dugaan kami korban meninggal karena tenggelam,” ujar Choiruddin.

Choiruddin menjelaskan, pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Polsek Tamalate sebab TKP ditemukannya korban yang merupakan wilayah hukum Polsek Tamalate.

“Kami juga sudah koordinasi dengan Polsek Tamalate sebab lokasi ditemukan korban merupakan wilayah Polsek Tamalate,” ujarnya.

Nenek korban, Ros mengatakan, sempat melihat Anugrah belanja di salah satu warung di sekitar rumahnya sebelum menghilang.

“Kemarin saya lihat dia belanja di warung. Setelah itu tidak pernah-mi pulang sampai sore, dicari kemana-mana tidak ketemu-ketemu,  jadi dilaporkanmi hilang sama tantenya,” ungkap Ros. (sahrul alim/pojoksulsel)

loading...
Click to comment
To Top