BMT “Rama Anda” Dirampok, Rp100 Juta Dibawa Kabur – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

BMT “Rama Anda” Dirampok, Rp100 Juta Dibawa Kabur

FAJAR.CO.ID, SALATIGA – Kawanan perampok yang berjumlah empat orang berhasil menyikat uang ratusan juta rupiah di BMT “Rama Anda” di Jalan Lingkar Selatan (JLS), Kelurahan  Pulutan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Kamis (4/2) dini hari.

Uang ratusan juta itu dikuras perampok dari brankas BMT dan setelah berhasil mendapatkan uang, kawanan perampok kabur arah Solo dengan mengendarai mobil. Sebelum dapat uang itu, Zaki (34), satpam di BMT itu diperdaya dengan tangan dan kaki diikat serta mulutnya dilakban.

Kejadian ini menimpa Zaki, kurang lebih pukul  01.00 WIB, saat itu sedang jaga sendirian. Sebelum diikat dan dilakban, Zaki dikagetkan dengan datangnya mobil yang berisi empat orang. Tiga orang turun dari mobil yang langsung mendobrak pintu kantor dan masuk ke dalam. Bahkan, para pelaku juga membawa senjata tajam dan mengancam Zaki jika melawan akan dibunuh.

Zaki yang hanya bisa pasrah, akhirnya tangan dan kaki diikat dan mulut dilakban para palaku. Pelaku juga menyeret Zaki masuk ke dalam  kamar. Kemudian, kawanan perampok masuk ruang administasi dan tempat menyimpan uang (brankas).

Brankas yang berada di ruang administrasi menjadi sasaran para pelaku. Dengan menggunakan linggis yang telah disiapkan, para pelaku langsung  mencongkel brankas dan berhasil membukanya.

Uang di dalam brankas senilai Rp100 juta berhasil disikat dan dibawa kabur perampok. Kemudian, langsung kabur arah Solo dan meninggalkan Zaki tetap terikat.

Dengan berbagai cara akhirnya Zaki berhasil melepaskan tali ikatan dan lakban di mulutnya, lalu langsung melaporkannya kepala pimpinannya. Selanjutnya, kasus ini dilaporkan ke Polres Salatiga.

Kapolres Salatiga AKBP Yudho Hermanto didampingi Kapolsek Sidorejo AKP Jumaeri mengatakan, petugas masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi. Kasus perampokan ini kini ditangani Polres Salatiga. Hingga kini, petugas  masih melakukan penyelidikan intensif.

“Kerugian yang dialami BMT mencapai Rp100 jutaan,” tandas AKBP Yudho Hermanto. (hes/RAKYATJATENG)

 

loading...
Click to comment
To Top