Mantan Karyawan Mengeluh, Begini Komentar Pihak PT Cal Parepare – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Mantan Karyawan Mengeluh, Begini Komentar Pihak PT Cal Parepare

FAJAR.CO.ID, PAREPARE — Pihak PT Cakra Andalan Lestari (PT Cal) Parepare, membantah sikap perusahaan yang mempersulit pengambilan ijazah mantan karyawan yang telah resign.

Perwakilan PT Cal, Sardi menyebut eks karyawan yang berkoar di media sosial itu tidak pernah mengajukan pengurusan pengambilan ijazah secara tertulis, alias hanya disampaikan lisan saja.

“Kita bukan mempersulit, tetapi memang ada prosedur. Adapun biaya Rp250 ribu itu memang untuk mengurus pengembalian ijazah yang dikirim ke kantor pusat di Jakarta,” jelasnya kepada FAJARonline, Minggu 7 Februari.

Sebelumnya, sejumlah mantan karyawan PT Cal mengeluhkan sulitnya pengambilan ijazah mereka. Mantan karyawan perusahaan yang berlokasi di Jalan Lahalede itu menyebut mereka mesti membayar Rp 250 ribu per orang jika ingin mengambil ijazah tersebut.

Salah seorang mantan karyawan, Yayu Fika menjelaskan ijazah asli itu adalah jaminan saat mereka melamar kerja. Baru empat bulan bekerja dan tidak betah, Yayu bermaksud resign dan mengambil kembali ijazahnya. “Mauka ambil ijasahku, kenapa nasuruhka bayarki Rp250 ribu, itupun masih napersulit, padahal ijazah itu ada dilacinya,” keluhnya.

Yayu sendiri bekerja sebagai sales selang dan regulator gas. Dia mengaku selama bekerja disana tidak punya masalah apa-apa. Hal yang menimpanya disebut Yayu juga terjadi pada seluruh karyawan yang jumlahnya puluhan. “Semua ijazahnya ditahan supaya surat tugasnya bekerja menjadi sales bisa dikeluarkan,” kata Yayu.

Yayu bersama rekan-rekannya mengancam bakal melaporkan hal itu ke Disperindag dan Disnaker, jika tidak ada itikad baik PT Cal untuk mengembalikan ijazah. Apalagi, Yayu mengklaim tidak pernah menandatangani perjanjian kerja. Klausul kontrak PT Cal juga tidak menyebut harus menebus Rp250 ribu. “Katanya Rp250 ribu itu biaya admin untuk mengurus ijazah dari Jakarta,” katanya. (M Haris Syah/Fajaronline.com)

loading...
Click to comment
To Top