Tidak Ada Pesta, Tidak Ada Malam Pertama. Pacaran 6 Tahun, Nikah di Penjara – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Tidak Ada Pesta, Tidak Ada Malam Pertama. Pacaran 6 Tahun, Nikah di Penjara

FAJAR.CO.ID,  ROSILA Nine Agusta (25), tak akan melupakan momen sakral yang satu ini sepanjang hidupnya. Bersama sang kekasih, Krisna Sanjaya (27), Rosila mengucap janji setia, ijab kabul di sebuah ruangan berukuran 4 x 3 yang disertai jeruji besi.

Ya, Rosila dan Krisna menikah di ruang tahanan Polresta Bekasi Kota.

Krisna adalah tahanan narkoba Polres setempat. Dia dan Rosila sudah enam tahun pacaran. Warga Jalan Maluku 1 Perumnas 3 Kelurahan Arenjaya ini, telah mendekam di ruangan tahanan Polresta Bekasi Kota selama 19 hari karena kesandung masalah kepemilikan ganja seberat setengah kilogram.

Nah, pertengahan pekan kemarin, dua sejoli berikrar setia. Rombongan pengantin wanita datang bersama penghulu ke dalam ruang tahanan, semua berjalan sangat sederhana, dengan pakaian hijab berwarna pink calon mempelai wanita duduk di hadapan penghulu yang didampingi orang tuanya.

Begitu pun dengan pasangan lelaki yang hanya mengenakan kemeja putih dengan bawahan celana hitam panjang serta memakai peci ini, tampak tabah mengucap janji suci di dalam ruang tahanan.

Usai mengucapkan ijab kobul, mata pengantin wanita tampak berkaca-kaca menahan tangis. Wanita yang akrab disapa Ros ini tidak mau menitikkan air mata yang akan membuat keadaan menjadi berat. Tidak ada malam pertama seperti layaknya pengantin baru.

Keduanya harus berpisah kembali usai melangsungkan pernikahan yang hanya disaksikan enam orang ini. Ros beralasan mau menikahi pujaan hatinya walaupun saat ini sedang menghadapi proses hukum, karena Krisna merupakan sosok yang baik di matanya, begitupun dengan orangtua Krisna yang sudah menganggap Ros seperti anak mereka.

“Saya sangat mencintai Krisna dan tidak mungkin meninggalkannya. Apalagi saat ini Krisna sedang down menghadapi masalah hukum, dengan perkawinan ini saya buktikan cinta saya tidak mengenal kondisi,” ucap Ros, seperti dikutip dari Radar Bekasi, Senin (8/2).

Ros juga berharap, Krisna lelaki yang baru dinikahinya itu tabah menjalani proses hukum dan cepat menyelesaikan masa hukumannya, agar cepat berkumpul untuk membangun bahtera rumah tangga. “Saya berdoa selalu agar abang tabah menjalani ini dan cepat berkumpul dengan keluarga lagi. Saya akan selalu menunggu hari itu tiba,” ujar Ros.

Sementara Krisna, mengucapkan kata maaf kepada keluarga besarnya. Karena telah melakukan hal yang merugikan dirinya dan membuat malu keluarga. Dirinya juga bersyukur mendapatkan sosok wanita yang mau menerima kondisinya seperti saat ini.

“Saya minta maaf kepada keluarga besar saya yang telah mengecewakan semuanya. Dan untuk istri saya terima kasih telah menerima kondisi saya seperti ini,” pungkasnya.

Usai pernikahan, suasana di dalam tahanan kembali normal. Rombongan wanita telah pergi. Tidak ada pesta. (dede adhitama/adk/jpnn)

To Top