Inilah Rahasia Kicauan Burung di Dalam Al-Quran – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Samudera Ilmu

Inilah Rahasia Kicauan Burung di Dalam Al-Quran

KETAHUILAH, seluruh makhluk yang ada di muka bertasbih kepada Allah swt. termasuk burung. Baik burung kicau, burung hiasan, bahkan burung hantu sekalipun.

Suara dan kepakan sayapnya adalah tanda-tanda kebesaran Allah di muka bumi. Allah swt memberitahukan kepada manusia di dalam Al-Quran yang mulia, bahwa burung pun bertasbih dan shalat menyembah Allah swt.

Hal ini ditegaskan Allah swt di dalam surat An-Nur ayat 41 sampai 42. Allah swt berfirman:

“Tidakkah kamu tahu bahwa, kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi, dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) shalat dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan. Dan kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, dan kepada Allah-lah kembali (semua makhluk). Masing-masing makhluk mengetahui cara shalat dan tasbih kepada Allah dengan ilham dari Allah.” (QS. An-Nuur, 24: 41-42).

Ayat di atas sangat jelas memberitahukan kepada kita umat manusia dan jin, bahwa suara burung dan kepakan sayapnya mengandung tasbih dan shalat kepada Allah swt.

Masing-masing makhluk memiliki cara tersendiri untuk menyembah Yang Maha Kuasa. Sesuai dengan apa yang diilhamkan kepada makhluk tersebut.

Dalam tafsir Al-Jami’ Li Ahkaam Al-Quran karya Imam Al-Qurthubi, dijelaskan bahwa Sufyan berkata, burung juga shalat, namun shalatnya tidak mengandung ruku dan sujud.[1]

Imam Al-Qurthubi berkata, menurut suatu pendapat, kepakan sayap yang dilakukan burung adalah shalatnya, dan suaranya adalah tasbihnya. Inilah pendapat yang diriwayatkan oleh An-Naqqasy.[2]

Adapun dalam Tafsir Ibnu Katsir, dijelaskan bahwa pada ayat di atas Allah mengabarkan bahwa seluruh makhluk yang berada di langit dan di bumi senantiasa bertasbih kepada-Nya. Para makhluk itu adalah Malaikat, manusia, jin, hewan, bahkan benda-benda mati sekalipun. Sebagaimana firman-Nya:

BACA JUGA:   Inilah Rahasia Kicauan Burung dan Kepakan Sayapnya di Dalam Al-Quran

“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.” (QS Al-Israa’: 44).

Imam Ibnu Katsir Rahimahullah berkata, di saat burung terbang burung itu bertasbih kepada Rabb-nya. Ia menyembah-Nya dengan bertasbih dengan cara yang Allah ilhamkan dan Allah ajarkan kepadanya. Allah Maha Mengetahui apa saja yang dikerjakan oleh burung itu.

Oleh sebab itu, Allah berfirman: Masing-masing telah mengetahui (cara) shalat dan tasbihnya,”Maksdunya, masing-masing dari makhluk itu telah Allah ajarkan etika dan cara mereka dalam beribadah kepada-Nya.[3]

Hikmah yang bisa kita petik dari ayat yang mulia ini adalah, kita jangan sampai lupa menyembah kepada Allah swt, dan jangan sampai kita melupakan waktu-waktu shalat, sebab semua makhluk berlomba-lomba bertasbih dan shalat kepada Allah swt. Termasuk burung yang kita pelihara. Dan segala puji hanya kepada Allah.

Sumber: klik di sini

—————

[1] Tafsir Al-Jami’ Li Ahkaam Al-Quran karya Imam Al-Qurthubi, QS An-Nuur ayat 41-42. Jilid 12 Hal. 719. Pustakan Azzam, Maret 2008.

[2] Tafsir Al-Jami’ Li Ahkaam Al-Quran karya Imam Al-Qurthubi, QS An-Nuur ayat 41-42. Jilid 12 Hal. 719. Pustakan Azzam, Maret 2008.

[3] Tafsir Imam Ibnu Katsir, QS. An-Nuur, 24: 41. Jilid 6, Hal. 415. Pustaka Ibnu Katsir, Juni 2011.

loading...
Click to comment
To Top