Kematian Mirna dan Racun Sianida Dikaitkan dengan BIN, Kok Bisa? – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Kematian Mirna dan Racun Sianida Dikaitkan dengan BIN, Kok Bisa?

FAJAR.CO.ID, JAKARTA –  Kematian Wayan Mirna Salihin memang begitu menyita perhatian. Mulai dari cara Mirna meninggal, lokasi kematian dan siapa sebenarnya dia dan orang-orang di sekitarnya begitu menarik untuk diikuti.

Bahkan, kematian Mirna belakangan semakin melebar dan dihubungkan dengan Badan Intelijen Negara (BIN).

Lantas apa saja hal-hal yang membuat kematian Mirna dihubung-hubungkan dengan BIN?

Berikut penjelsannya:

1. Mirna tewas setelah menenggak kopi di Kafe Olivier, Grand Indonesia, 6 Januari lalu. Ternyata hasil otopsi menyebutkan, bahwa kematian Mirna disebabkan sianida yang diduga dicampurkan di dalam kopi.

2. Polisi menetapkan tersangka Jessica Kumala Wongso sebagai tersangka yang merupakan orang pertama yang memesankan kopi. Diduga dialah yang menuangkan sianida ke dalam kopi Mirna. Tapi dari mana asal-usul sianida itu, hingga saat ini masih belum jelas diketahui.

3. Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Eko Haryanto mengatakan, sianida adalah barang yang tidak mudah didapat. Jadi, menurutnya, pemilik sianida bukanlah orang biasa. Selain itu sianida begitu dekat dengan operasi intelijen.

Ahli toksikologi Universitas Indonesia (UI) Budiawan setuju dengan pernyataan Eko yang menyebutkan bahwa sianida biasanya ”mainan” orang-orang intelijen.

‘Dalam sejarahnya memang begitu. Oleh karena itu, cerita-cerita itu kemudian banyak diadopsi novel,” jelasnya.

4. Pengacara Jessica Kumala Wongso, Yudi Wibowo Sukinto disebut-sebut pernah menuding bahwa ayah Wayan Mirna, Dermawan Salihin merupakan anggota Badan Intelijen Negara (BIN).

Namun, ketika ditanya perihal pernyataan itu, Yudi tiba-tiba mengaku lupa. “Nggak tahu. Saya nggak tahu,” kata Yudi saat dihubungi, Senin (8/2).

Nah, Darmawan Salihin pun tak terima dengan tudingan Yudi. “Saya lagi mau bikin LP (laporan) dia. Loh, itu (Yudi) ngomong BIN, BIN apa? Kalau saya orang BIN, apa tahu dia saya orang BIN? Apa urusannya sama BIN?” kata Dermawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (5/2).‎ (mg4/mas/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top